Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 27 September 2026

Anggota DPR RI Anthon Sihombing Sosialisasi 4 Pilar di Tanjungbalai

- Minggu, 02 September 2018 20:24 WIB
237 view
Anggota DPR RI Anthon Sihombing Sosialisasi 4 Pilar di Tanjungbalai
SIB/Regen Silaban
SOSIALISASI: Anggota MPR/DPR RI Komisi V Dr Capt Anthon Sihombing saat menyampaikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Gedung Serbaguna HKBP Sirantau Kota Tanjungbalai, Sabtu (1/9) dihadiri ribuan w
Tanjungbalai (SIB) -Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MPR/DPR RI) Komisi V Dr. Capt. Anthon Sihombing melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Gedung Serbaguna HKBP Sirantau Kota Tanjungbalai, Sabtu (1/9). Sosialisasi itu dihadiri 3.500 warga mulai dari elemen masyarakat, buruh, petani, pedagang, nelayan dari Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai.

Dalam sosialisasi, Anthon Sihombing menekankan kepada semua masyarakat yang hadir agar dapat menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Anthon Sihombing yang juga sebagai Ketua Umum Gerakan Batak Bersatu mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebhinekaan dengan membina kerukunan antar umat beragama mengingat negara Indonesia memiliki 6 agama, ribuan suku, ras dan budaya yang menjadi kekayaan di Negara Republik Indonesia.

Dalam sosialisasi itu juga dirangkai dengan sesi tanya jawab untuk menyerap aspirasi masyarakat. Salah satunya, Drs Robinhot Silaen Sekjen Badan Kerjasama Umat BKUK Tanjungbalai dalam kesempatan itu mengatakan, akhir-akhir ini warga kristen kesulitan ingin mendirikan rumah ibadah. Padahal dikatakannya, sesuai 4 Pilar Kebangsaan sesuai pasal 29 (2) UUD 1945 berbunyi, negara menjamin warga untuk memeluk agamanya dan menjalankan ibadatnya masing-masing. Sehingga diharapkan, agar bisa menyampaikan permasalahan itu kepada pemerintah pusat.

Fahmi Sibarani mewakili masyarakat buruh nelayan HNSI Asahan-Tanjungbalai juga mengeluhkan perizinan yang rumit dan memakan waktu yang lama. 
Sehingga berdampak pada nasib nelayan yang tidak bisa berlayar hingga 6 bulan lamanya berakibat akan kehidupan nelayan terancam.

Menanggapi aspirasi itu, Anthon Sihombing menyampaikan jawabannya dan mengatakan bahwa seluruh aspirasi masyarakat itu akan ditampung untuk ditindaklanjuti. "Hal ini menjadi PR kita di DPR RI saat ini. Aspirasi ini tetap akan disampaikan karena bertujuan untuk kemaslahatan seluruh umat warga Indonesia," jawabnya. 

Amatan SIB, sosialisasi dan paparan itu disampaikan di depan ribuan masyarakat yang sangat antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Selain sosialisasi juga dirangkai dengan pemberian ulos serta upa-upa dari Tulang Rorobot marga Situmorang, Tulang marga Lumbantoruan dan hula-hula marga Simbolon. Untuk mewarnai kegiatan itu disediakan hiburan penyanyi trio dari Siantar dan grup lawak batak. (E09/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru