Dosen ITB Kabanjahe Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Mobil Diduga Dibawa Pelaku
Karo(harianSIB.com)Seorang perempuan bernama Asprina br Surbakti (38), dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, ditemukan tewas di r
Taput(harianSIB.com)
Etalase Budaya menjadi sarana bagi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) untuk mengukuhkan ratusan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 sekaligus melestarikan kearifan lokal Batak.
Prosesi adat yang sarat makna filosofi itu digelar sebagai puncak rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB), Sabtu (26/9/2026), sehari setelah pembukaan PPKMB pada Jumat (25/9/2026).
Rangkaian kegiatan yang dihadiri Rektor beserta para Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, serta tokoh masyarakat itu memuncak dengan prosesi adat Batak yang sarat makna filosofis tersebut.
Baca Juga:

"PPKMB bukan sekadar kegiatan seremonial. PPKMB merupakan langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, membangun karakter, menemukan potensi diri dan mempersiapkan perjalanan pendidikan di perguruan tinggi," ujar Joan.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa baru dibekali berbagai materi, mulai dari pengenalan universitas dan fakultas, sistem akademik, etika dan budaya kampus, organisasi kemahasiswaan, pengembangan karakter, pencegahan perundungan dan kekerasan, bahaya narkoba, hingga penggunaan teknologi dan media sosial secara bijak.
Materi Sistem Pendidikan Tinggi dan Kurikulum di Indonesia disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi Dr Rosalinda Septiani SE MM. Materi kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa, serta pembinaan kesadaran bela negara dibawakan Pembantu Rektor III (PR III) Torus M Sianturi SPd MSi.
Sementara itu, materi Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri disampaikan Sekretaris Program Studi (Prodi) Teknik Rina Handayani SPd MM, materi pengembangan karakter mahasiswa oleh Pembantu Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Juandi Nababan SPd MM dan materi muatan lokal Perguruan Tinggi oleh Ketua Prodi FKIP Bahasa Inggris Lamhot M Situmeang SPd MM.
Di antara ratusan mahasiswa baru yang mengikuti PPKMB, sosok Edward Tigor Siahaan menyita perhatian karena ia pernah menempuh studi khusus fotografi di Central Saint Martins College of Art and Design (yang saat itu dikenal sebagai St Martin College) di London, Inggris.
Di usia 62 tahun, Tigor yang juga pengusaha Piltik Coffee (Piltik Kopi) di Siborongborong yang dikenal luas di kawasan Tapanuli Utara ini juga memilih melanjutkan pendidikan di Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi.
Ia mengaku bersyukur masih diberi kekuatan untuk mengikuti rangkaian PPKMB bersama mahasiswa-mahasiswa muda lainnya.
"Saya bersyukur usia 62 tahun, saya masih kuat, tidak kalah dengan anak-anak muda," ujar Tigor, yang juga menyampaikan rasa hormat kepada para senior dan dosen yang membimbing selama kegiatan berlangsung.
Tigor menuturkan, pilihannya berkuliah di UNITA didasari pengalaman panjang kampus tersebut yang telah berdiri lebih dari 40 tahun serta dedikasi para dosen yang bersedia mengajar hingga ke pelosok Tapanuli Utara.
Adapun pilihannya pada jurusan agroteknologi didorong keinginannya agar masyarakat di kawasan Tanah Batak dan Toba yang memiliki lahan luas dan subur dapat hidup sejahtera melalui penguasaan ilmu pertanian.
Semangat serupa turut disampaikan sejumlah mahasiswa baru lainnya. Sejumlah alasan memilih UNITA yang mengemuka antara lain lokasi kampus yang strategis dan terjangkau bagi putra-putri daerah Tapanuli Utara, biaya kuliah yang dapat dicicil, program studi yang beragam, akreditasi yang baik, serta ketersediaan program bantuan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.
Dukungan terhadap keberadaan UNITA juga disampaikan sejumlah tokoh masyarakat yang turut hadir dalam rangkaian PPKMB.
Mereka menilai kehadiran UNITA turut membantu masyarakat sekitar dalam mengakses pendidikan tinggi tanpa harus menempuh jarak jauh ke kota, dengan kualitas dosen dan lulusan yang dinilai tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi lain.
Sejumlah alumni UNITA disebut telah berkiprah di berbagai sektor, termasuk bidang hukum di Tapanuli Utara. Para tokoh masyarakat berharap semakin banyak orangtua di Tapanuli Raya mendaftarkan putra-putrinya untuk berkuliah di UNITA.
Para tokoh masyarakat, di antaranya Pongat Simanjuntak, Nurhayati Hutagaol, Kores Simangunsong, Rimson Simanjuntak dan Romauli Sihombing, juga turut menitipkan pesan kepada mahasiswa baru agar teguh menjaga integritas diri dan tidak mudah terbawa arus pergaulan yang kurang baik selama menjalani kehidupan kampus, sembari mengajak mereka senantiasa menjaga nama baik almamater.
Rangkaian PPKMB turut diisi Etalase Budaya sebagai bagian dari kearifan lokal, yang menjadi puncak keseluruhan acara.
Dalam sesi tersebut, jajaran fungsionaris UNITA bersama tokoh masyarakat memberikan boras sopirnitondi, tuak takkasan, itak gurgur, dekke simudur-udur, serta ulos kepada para mahasiswa baru melalui prosesi mangulosi.
Dosen Leben Panggabean MPd selaku Master of Ceremony (MC) untuk acara etalase budaya menjelaskan bahwa boras sopirnitondi, atau beras penguat jiwa, dimaknai sebagai doa agar tondi (roh atau semangat hidup) mahasiswa senantiasa kuat menghadapi tantangan perkuliahan.
Sedangkan tuak takkasan katanya, tuak murni tanpa campuran, melambangkan ketulusan dan kesungguhan hati para pemberi restu.
Kemudian Itak gurgur, penganan dari beras yang ditumbuk dan diremas hingga menggumpal, menjadi simbol harapan akan rezeki yang terus berkembang.
Setelah itu, dekke simudur-udur, ikan yang bergerak berkelompok dan tidak tercerai-berai, menjadi simbol kekompakan agar mahasiswa senantiasa rukun dan tidak mudah terpecah.
Puncaknya, ulos yang disematkan lewat prosesi mangulosi melambangkan kasih sayang, perlindungan, dan restu agar mahasiswa baru merasa diterima dan dilindungi selama menempuh pendidikan di UNITA.

Prosesi mangulosi kepada mahasiswa baru dalam Etalase Budaya, puncak rangkaian pengukuhan mahasiswa baruUNITA, Sabtu (26/9/2026). (Foto SNN/Anwar Lubis)
Ketua Panitia Joan Berlin Damanik menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias, tertib dan penuh semangat, serta berharap mereka dapat mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan kompetensi serta integritas selama menempuh pendidikan di UNITA.
Di tengah rangkaian PPKMB, Kebun Praktik Pertanian Terpadu (KPPT) Fakultas Pertanian UNITA turut dibuka sebagai tempat pembelajaran dan praktikum bagi mahasiswa. Kebun ini juga nantinya akan menjadi tempat penelitian dosen, pengembangan inovasi, demonstrasi teknologi dan pengabdian masyarakat.
Ketua Prodi Agroteknologi, Nikson Panjaitan SP MP, menyampaikan, bahwa kebun ini nantinya merupakan tempat praktikum untuk mahasiswa.
"Jadi KPPT itu nantinya akan menjadi laboratorium alam, laboratorium yang hidup dan bisa nanti memberikan pembelajaran kepada mahasiswa. Kebun itu akan menjadi tempat belajar dan praktikum untuk mahasiswa. Untuk dosen, kebun itu akan menjadi penelitian, demonstrasi teknologi dan pengabdian bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, kebun itu memberikan manfaat besar baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. "Untuk jangka pendek, kebun itu akan tempat praktikum bagi mahasiswa. Jadi mahasiswa tidak hanya belajar teori saja tetapi juga langsung bisa praktik di lapangan. Jadi untuk jangka panjangnya nanti, bisa menciptakan inovasi-inovasi yang bagus untuk ke depannya," ucapnya.
Ia juga mengungkapkan, untuk mata kuliah di Fakultas Pertanian, kebun ini menjadi tempat belajar untuk ilmu tanah. Sejumlah mata kuliah yang akan tergabung dalam pembelajaran di KPPT ini di antaranya dasar ilmu tanah, dasar perlindungan tanaman, pertanian organik, pengendalian hama penyakit, hingga pasca panen.
"Jadi dengan adanya kebun ini sangat membantu dan sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Selain membagi mahasiswa, bagi dosen juga sangat bermanfaat sebagai tempat penelitian dan menciptakan inovasi-inovasi baru. Kebun itu ke depannya dapat dikembangkan menjadi pusat unggulan pembelajaran dan inovasi pertanian terpadu yang bisa menghasilkan bibit unggul yang bisa disalurkan kepada masyarakat," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Rektor UNITA Dr Meslin Silalahi MPd bersama Pembantu Rektor IV Joan Berlin Damanik SSi MM turun langsung meninjau persiapan lahan KPPT tersebut.
Rektor Dr Meslin Silalahi MPd menyampaikan rasa bangga dan senang atas dibukanya KPPT tersebut.
"Kami sangat bangga dan sangat senang dengan dibukanya kebun ini. Seiring dengan saran dari pemerintah juga, kita galakkan pertanian di daerah kita ini. Apalagi daerah sekawasan Tapanuli ini kan mayoritas masyarakat kita hidup dari lahan pertanian. Jadi memang diharapkan nanti kebun praktik pertanian terpadu ini bisa menjadi contoh kepada masyarakat di sekitar kita," ungkapnya.
Menurutnya, kebun ini juga bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat sekitar yang ingin mengembangkan pertaniannya.
.jpeg)
"Diharapkan juga dosen-dosen kita nanti harus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat setempat melalui kebun praktik pertanian terpadu ini. Dengan adanya kebun praktik pertanian terpadu ini, kami sangat berterima kasih kepada Yayasan yang telah memfasilitasi kebun ini," imbuhnya.
Rektor mengatakan, saat ini persiapan lahan masih berlangsung dan pihaknya akan menentukan jenis tanaman yang cocok terlebih dahulu.
"Kita tanami dulu apa tanaman yang cocok di kebun ini. Misalnya jagung atau ubi. Lalu sebagian nanti akan kita buat tanaman yang lain," ungkapnya.
Pembantu Rektor IV, Joan Berlin Damanik SSi MM, juga berharap hasil KPPT nantinya dapat menghasilkan bibit-bibit bersertifikat yang bisa disuplai untuk kebutuhan masyarakat di sekitar Tapanuli Raya.
"Kita paham selama ini bibit-bibit yang diberikan pemerintah misalnya kepada rakyat, kebanyakan masih dari luar Tapanuli. Kita berupaya dengan adanya kebun praktik ini akan menjadi supplier penyedia bibit-bibit pertanian yang bisa lebih mengefisienkan anggaran dari pemerintah. Nantinya kita juga akan mencoba menjalin kerja sama ke pemerintah bahwa kita bisa menyediakan bibit-bibit bersertifikat untuk bisa dibagikan ke masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, kebun tersebut juga akan menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan dunia wirausaha di bidang pertanian.
"Kebun praktik pertanian terpadu ini juga nantinya disiapkan bukan hanya untuk percontohan bagi mahasiswa saja, tetapi untuk masyarakat Tapanuli Raya. Kita harapkan pembelajaran untuk rakyat juga mungkin akan kita siapkan di sini," ujarnya, sembari menambahkan, bahwa masyarakat yang ingin belajar akan didampingi para dosen ahli dari Fakultas Pertanian.
"Kita bantu dengan pendampingan para dosen-dosen dari pertanian yang memang sudah ahlinya," pungkasnya (**)
Karo(harianSIB.com)Seorang perempuan bernama Asprina br Surbakti (38), dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, ditemukan tewas di r
Sergai(harianSIB.com)Dinas Kesehatan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) menyampaikan hasil kajian Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imuni
Medan(harianSIB.com)Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara meningkatkan patroli malam hingga dini hari untuk mengantisipasi gangguan kamtib
Medan(harianSIB.com)Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengapresiasi kepatuhan PT Bank Sumut dalam menjalankan program penjaminan simpanan. Per
Taput(harianSIB.com)Etalase Budaya menjadi sarana bagi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) untuk mengukuhkan ratusan mahasiswa
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Sebanyak 29 orang lanjut usia (lansia) di Desa Sitompul Kecamatan Siatas Barita mengikuti wisuda Lansia Sehat
Samosir(harianSIB.com)Wilayah Kabupaten Samosir diguyur hujan deras hingga mengakibatkan jalan Dr Hadrianus Sinaga, Kelurahan Pintusona, Kec
Toba(harianSIB.com)Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia Prof Brian Yuliarti menghadiri Inaugu
Simalungun(harianSIB.com)Harga biji Kakao (coklat) kering dikalangan petani di beberapa kecamatan di Kabupaten Simalungun saat ini dikisaran
Kutacane(harianSIB.com)Pusdalpops PB BPBD Aceh Tenggara melaporkan, sedikitnya ada 6 desa di 4 kecamatan terendam banjir di Aceh Tenggara, S
Pematangsiantar(harianSIB.com)Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Pematangsiantar bergerak cepat membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor (cur
Bekasi(harianSIB.com)PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketig