Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 22 September 2026
Wujudkan Zero KJA di Danau Toba

Harus Disediakan Lahan Pertanian Bagi Nelayan KJA

- Senin, 03 September 2018 22:00 WIB
467 view
Simalungun (SIB) -Mewujudkan zero (nol) Keramba Jaring Apung (KJA) di Perairan Danau Toba, Ketua Karang Taruna (KT) Simalungun Bona Uli Rajagukguk SH menyarankan agar mengkonfersi sebahagian hutan di seputaran Danau Toba menjadi lahan pertanian. Hal itu disampaikannya ketika dihubungi SIB melalui telepon selulernya, Minggu (2/9) sore.

Menurut Bona, hutan menjadi lahan pertanian merupakan salah satu cara yang harus dilakukan. Dampak positifnya, bisa mengganti prosesi masyarakat yang sebelumnya menjadi nelayan KJA di Danau Toba, dibina menjadi warga tani. Tentu, dengan kentuan dan kajian yang akurat.

"Jika kita menginginkan  KJA nol di Danau Toba, kita juga harus memikirkan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan, yang menggantungkan hidupnya dari KJA. Dan untuk mengosongkan KJA di Danau Toba, salah satu solusinya, harus menyediakan lahan pertanian bagi warga setempat," katanya.

"Contoh, berapa kepala keluarga yang bekerja sebagai nelayan KJA dicatat. Sesuai kebutuhan lahan, dihitung berapa luas yang harus dikelolanya. Maka, diberikan pengelolaan sepenuhnya dengan jangka waktu yang disepakati. Itu bagi mereka yang tidak ingin bekerja sebagai pelaku usaha pariwisata," jelasnya.

Bona berharap, seluruh pihak campur tangan dalam pengembangan destinasi pariwisata Danau Toba, tokoh adat, tokoh agama, pemangku kepentingan, pelaku usaha maupun pemerintah. Semuanya harus bergandengan tangan, bersatu menjadikan Danau Toba Monaco Of Asia, yang bisa dibanggakan Indonesia.(D12/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru