Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026
Bupati Taput Buka Festival Tenun Nusantara

Nikson Nababan Harapkan Ulos Batak Jadi Primadona Pakaian Nusantara

- Minggu, 14 Oktober 2018 22:30 WIB
709 view
Nikson Nababan Harapkan Ulos Batak Jadi Primadona Pakaian Nusantara
SIB/Posma Simorangkir
PEMBUKAAN: Bupati Taput Nikson Nababan, Ketua Dekranasda Satika br Simamora, Kapolres AKBP Horas Silaen, Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rico Siagian dan istri, Ketua Warisan Nusantara (Wastra) Bhimantoro Swastoyo, Kolektor Ulos Vilidius Siburian foto bersama
Tarutung (SIB)  -Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi mengharapkan ulos Batak dapat menjadi primadona bahan pakaian nusantara. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersedia memfasilitasi pengrajin tenun ulos Batak meningkatkan keterampilan dan kemampuan mengelola konveksi. 

Hal itu disampaikan saat membuka Festival Tenun Nusantara (FTN)  2018, Sabtu (13/10) di Gedung Sopo Partungkoan,  Jalan Sisingamangaraja XII Tarutung dihadiri Kapolres AKBP Horas Silaen, Dandim 0210/TU Letkol Inf.  Rico Siagian, Ketua Dekranasda Satika br Simamora,  Ketua Warisan Nusantara (Wastra)  Bhimantoro Swastoyo, kolektor Ulos,  Vilidius Siburian dan tim teknis FTN.

Ia menjelaskan, salah satu nawa cita Presiden Joko Widodo adalah revolusi mental. Aplikasinya dapat berupa menggali dan melestarikan budaya yang sekaligus menjadi alat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Dalam kaitan itu, FTN sangat diharapkan membuahkan hasil terutama bagi Tapanuli Utara yang mendapat kepercayaan sebagai salah satu daerah dari delapan daerah se-Indonesia sebagai penyelenggara platform kebudayaan Indonesia dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 

Dalam rangka mewujudkan Ulos Batak menjadi primadona maka penenun dan pelaku  bisnis ulos harus mampu berinovasi membuat sesuatu yang belum dimiliki orang lain atau daerah lain dari hasil tenunannya. 

Sebelumnya,  Ketua Wastra Bhimantoro Swastoyo mengatakan, FTN secara khusus pameran hasil tenun dimaksudkan untuk memperkenalkan produk budaya sehingga menumbuhkan rasa hormat dan memiliki serta melestarikannya. 

Menandai pembukaan FTN, maka Ketua Dekranasda Taput Satika br Simamora melakukan pengguntingan pita untuk memasuki ruang pameran di lantai bawah Gedung Sopo Partungkoan. 

Beragam jenis ulos dipamerkan yang di antara ada berusia di atas 100 tahun. 

Rangkaian kegiatan festival yaitu pameran tenun nusantara (Sopo Partukkoan, 13-17 Oktober 2018), festival permainan tradisional anak dan workshop pengenalan ulos kepada anak (Sopo Partukkoan, 14 Oktober 2018).

Berikutnya simposium nasional tenun nusantara (Sopo Partukkoan, 15 Oktober 2018), booth camp partonun (Pulau Sibandang, 15-16 Oktober 2018), fashion show (Sopo Partukkoan, 17 Oktober 2018), pesta budaya rakyat (Muara, 16-17 Oktober 2018), opera Batak (Sopo Partukkoan, 17 Oktober 2018). (BR7/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru