Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

10 Tahun Saluran Irigasi Tersier di Nagori Palia Naopta Longsor, Butuh Perbaikan

- Jumat, 19 Oktober 2018 21:51 WIB
266 view
10 Tahun Saluran Irigasi Tersier di Nagori Palia Naopta Longsor, Butuh Perbaikan
SIB/Linggom Parhusip
LEBAR: Saluran irigasi teriser yang longsor 10 tahun silam di Dusun Lottung Nagori Palia Naopat Kecamatan Dolok Panribuan semakin melebar akibat kerap tergerus air dan hingga saat ini belum ditangani, petani berharap irigasi diperbaiki, (18/10).
Tiga Dolok (SIB) -Kurang lebih 10 tahun saluran irigasi tersier di Dusun Lottung Nagori (Desa) Palia Naopat Kecamatan Dolok Panribuan Simalungun longsor akibat tergerus air hingga saat ini belum ditangani. Warga berharap irigasi tersebut secepatnya diperbaiki.

Demikian informasi yang dihimpun SIB dari petani Romuston Nainggolan, M Sinaga dan marga Butarbutar, ketika meninjau irigasi yang longsor di hamparan sawah Dusun Lottung, Kamis (18/10).

Nainggolan mengatakan, saluran irigasi tersier di hamparan sawah Dusun Lottung sebelumnya bervolume sempit, bisa dilompati orang dewasa namun saat ini sudah bertambah lebar mencapai 4 meter, panjang puluhan meter dan hingga lahan pertanian ikut longsor akibat belum ada penanganan dari instansi terkait.

Diterangkannya, sebelumnya saluran irigasi memiliki bangunan stardump dan luncuran air yang berfungsi untuk mengatur masuknya air ke petak sawah, namun turut hanyut terbawa arus air sehingga struktur irigasi yang dulunya lebih tinggi dari persawahan saat ini menjadi sangat dalam hingga mencapai 4 meter, menyebabkan 10 hektare persawahan tidak dapat dialiri air lagi.

"Setelah saluran irigasi longsor, hingga saat ini petani terpaksa beralihfungsi ketanaman darat, jagung, kacang dan bahkan beralih menanam pohon karet," katanya.

Nainggolan dan petani lainnya berharap agar saluran irigasi tersier di Dusun Lottung ditangani segera karena kalau dibiarkan, longsor akan meluas dan semakin parah. "Kami berharap irigasi diperbaiki agar warga dapat bercocok tanam padi kembali," ujar mereka. (D13/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru