Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Bupati Rohul H Achmad MSi Buka Pencanangan Bulan K3 Tingkat Kabupaten yang Dipusatkan di PT SAI

- Rabu, 22 Januari 2014 14:00 WIB
1.108 view
Bupati Rohul H Achmad MSi Buka Pencanangan Bulan K3 Tingkat Kabupaten yang Dipusatkan di PT SAI
SIB/Maruba Habehan
Bupati Rohul, ADM PT SAI, Ketua TP PKKRohul tampak berjalan memasuki tempat acara Pencanangan K3, Selasa (22/1) di komplek Perumahan PT SAI, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Pasir Pengaraian (SIB)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs H Achmad MSi, Selasa (21/1/2014) membuka pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Kabupaten Rokan Hulu tahun 2014, di perumahan staf PT SAI (Sawit Asahan Indah), Desa Sei Kuning, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau. Bulan K3 ini akan berlangsung selama satu bulan, yang dimulai pada 21 Januari s/d 22 Februari 2014.

Selain Bupati, hadir di antaranya Ketua TP PKK Rohul, Dandim 0313/KPR, Kapolres Rohul, Kasi Intel Kejari, mewakili Kajari Pasir Pengaraian, anggota DPRD Rohul, ADM PT SAI, ADM PT EDI, Manajer PTPN V Kebun Sei Rokan, Manajer PTPN V PKS Sei Rokan, Manajer PTPN V Kebun Sei Intan, Manajer PTPN V PKS Sei Intan dan para pimpinan atau yang mewakili perusahaan lainnya, para kepala dinas, badan, kantor di wilayah Pemkab Rohul, Camat dan Upika Rambah Samo, Camat dan Upika Ujungbatu, Para Kades/lurah di Kecamatan Rambah Samo dan Ujungbatu serta tujuh ratusan karyawan dan staf PT SAI dan PT EDI.

Sebelum meresmikan Pencanangan K3, Bupati Achmad membacakan sambutan tertulis Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI, Drs HA Muhaimin Iskandar MSi. Dalam sambutannya pada bulan K3 nasional tahun 2014, yang mengangkat tema pokok “ Wujudkan Budaya K3 Untuk Menjamin Stabilitas Usaha Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional “  Menakertrans antara lain mengatakan, peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2014  merupakan tahun kelima bagi bangsa Indonesia untuk berjuang, berperan aktif, dan secara kolektif dalam pencapaian visi K3 Nasional, yaitu Indonesia Berbudaya K3 tahun 2015.

Untuk itu, perlu dijalankan usaha-usaha nyata guna peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik melalui optimalisasi Balai Latihan Kerja, maupun kerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga diklat swasta, atau pusat diklat di perusahaan-perusahaan besar. “Dengan demikian, maka kita telah siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi dalam perdagangan bebas, khususnya di kawasan negara-negara ASEAN atau ASEAN Free Trade Area (AFTA), karena pada tahun 2015 kita akan memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yakni bebasnya arus barang dan tenaga kerja terampil (Skilled) antar negara-negara ASEAN”, bunyi sambutan Menakertrans.

Menjelang tahun terakhir pelaksanaan Bulan K3 Nasional periode 2010-2014, kita masih diliputi keprihatinan dengan masih relatif tingginya kecelakaan kerja, seperti di PT Freeport Indonesia yang menelan korban jiwa, tabrakan kereta api dengan mobil tangki Pertamina dan kasus kecelakaan kerja lainnya. Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan salah satu aspek perlindungan ketenaga kerjaan, dan merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja yang ruang lingkupnya telah berkembang sampai pada keselamatan dan kesehatan masyarakat secara nasional.

Pelaksanaan K3 lanjut menteri tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab semua pihak, khususnya masyarakat industri. Salah satu ciri budaya K3 adalah menerapkan ketentuan atau standar K3 secara konsisten, sehingga potensi teknologi dapat dimanfaatkan secara aman dan efisien. Akhirnya Menakertrans RI, mengajak,  bersama-sama menggerakkan masyarakat untuk membudayakan K3 di semua sektor kerja atau perusahaan menuju Indonesia berbudaya K3.

Usai membacakan sambutan tertulis Menakertrans RI, pada kesempatan itu Bupati mengungkapkan, sekarang ini tenaga kerja bukan lagi sebagai faktor produksi, tetapi merupakan aset perusahaan, oleh karenanya harus dijaga, dirawat, dibina dan dipelihara, karena turut menentukan produktivitas perusahaan.

Satu hal yang membanggakan, kata Achmad di Kabupaten Rohul tidak ada karyawan dan keluarga karyawan yang kurang gizi. Achmad juga memberi pujian kepada PT SAI, yang berhasil menjadi yang terbaik tingkat Provinsi Riau, di bidang Posyandu Perusahaan. Untuk itu masih diharapkan agar berjuang keras lagi untuk meraih prestasi di tingkat nasional, terang Achmad.

Sebelumnya, Kadis Sosnakertrans (Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi) kabupaten Rohul, HT Rafli Armien SSos, melaporkan seputar persiapan hingga pelaksanaan pencanangan bulan K3, dan hasil rapat Pemkab Rohul melalui Disosnakertrans pada 19 Desember 2013 di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, yang salah satunya menunjuk PT SAI sebagai tuan rumah pencanangan bulan K3 tersebut.

Sedangkan ADM PT SAI, Ir Suparyo selaku tuan rumah, dalam sambutan singkatnya mengungkapkan, rasa bangganya karena PT SAI  dipercaya sebagai tuan rumah pencanangan bulan K3 ini, semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran PT SAI, untuk meningkatkan dan mewujudkan budaya K3 dimasa-masa yang akan datang, terang Suparyo yang baru menakhodai PT SAI ini. (F6/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru