Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

23 Balon Kepala Daerah dari Kepulauan Nias Ikuti Fit and Proper Tes di Golkar Sumut

* Empat Balon Dinyatakan Gugur
Redaksi - Rabu, 22 Januari 2020 16:30 WIB
251 view
23 Balon Kepala Daerah dari Kepulauan Nias Ikuti Fit and Proper Tes di Golkar Sumut
gosumut.com
Ilustrasi
Medan (SIB)
Sebanyak 23 bakal calon (balon) kepala daerah mengikuti fit and proper test di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Selasa (21/1).

"Hari keempat fit and proper test ini diikuti balon kepala daerah dan wakil kepala daerah terjadwal sebanyak 27 calon dari pukul 08.30 WIB -17.00 WIB," kata Sekretaris Tim Pilkada Partai Golkar Sumut Sangkot Sirait.

Terdata, 28 calon yang seharusnya mengikuti fit ad proper test terdiri dari balon kepala daerah dari Nias lima orang, Nias Selatan sembilan orang, Nias Utara dua orang, Nias Barat lima orang, Gunungsitoli empat orang.

Sekretaris DPD I Golkar Sumut H Amas Muda Siegar menambahkan hingga pukul 17.000 WIB, yang sudah melalui proses fit and proper test ada 23 orang, satu orang sakit dan empat orang tidak hadir dinyatakan gugur.

"Hal itu dikarenakan sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada pemberitahuan dari pihak bakal calon," tegas Amas Muda sembari menambahkan untuk satu orang balon yang belum mengikuti fit and proper test akan dilakukan jadwal ulang.

Usai melaksanakan fit and proper test terhadap bakal calon kepala daerah yang ikut, Golkar Sumut akan melakukan survei sejauh mana masyarakat di daerahnya mengenal dhttps://hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/Warga-Minta-Pengembang-Perumahan-Puri-Marjandi-Embong-Tidak-Membuang-Limbah-Domestik-an menginginkan bakal calon sebagai kepala daerah.

"Setelah melakukan survei, kami akan melakukan rapat dan mengerucutkan tiga nama calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah untuk dikirimkan ke DPP Partai Golkar. Selanjutnya DPP yang mengeluarkan rekom satu nama calon," katanya.

Di tempat yang sama, Balon Bupati Labuhanbatu Hasban Ritonga mengaku mencalonkan diri sebagai kepala daerah di kampung halaman untuk mengabdi kepada masyarakat. "Saya sudah puluhan tahun menjadi ASN, jadi saya ingin pulang ke kampung halaman untuk mengabdi kepada masyarakat dan memiliki program percepatan pembangunan," katanya.

Ia mengikuti fit and proper test karena Partai Golkar di Labuhanbatu tidak perlu berkoalisi dengan partai lainnya. "Jumlah kursi Golkar di DPRD Labuhanbatu sebanyak 10 kursi, yang dibutuhkan hanya sembilan kursi untuk mengusung pasangan calon. Artinya, ada lebih satu kursi. Oleh karena itu, saya optimis Partai Golkar akan memberikan rekomendasi sebagai calon Bupati Labuhanbatu," sebutnya.

Untuk maju menjadi nomor satu di Labuhanbatu, Hasban sudah merangkum 10 program kerja antara lain pembenahan di bidang pendidikan. Menurutnya fakta dunia pendidikan di Labuhanbatu perlu perhatian khusus agar mutunya meningkat secara merata, berkualitas dan berdaya saing di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. (M17/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru