Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Solar Bersubsidi Sering Kosong Di SPBU Labusel

Redaksi - Jumat, 24 Januari 2020 15:49 WIB
184 view
Solar Bersubsidi Sering Kosong Di SPBU Labusel
liputan6.com
Ilustrasi

Kotapinang (SIB)
Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar (Bio diesel) dalam beberapa hari terakhir sering habis. Sejumlah pemilik kendaraan mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU di Kabupaten Labusel.


Kehabisan stok bio diesel tersebut menyebabkan aktivitas warga menjadi terganggu, terlebih yang bekerja sebagai sopir angkutan, karena terpaksa membeli BBM Dexlite dengan harga yang lebih mahal.


Kondisi itu seperti yang terpantau di SPBU 14.214.288 Titi Kembar di Jalinsum-Bedagai, dan SPBU 14.214.287 Jalinsum Labuhan, Kelurahan Kotapinang, Rabu (22/01). Dari siang hingga malam, BBM jenis bio diesel tidak tersedia.


"Sekarang susah cari bio solar, sejak beberapa hari terakhir, nggak tahu kenapa. Semalam di sejumlah SPBU tidak tersedia, beberapa hari lalu pun kondisi serupa terjadi," kata Amin (47) salah seorang sopir truk pengangkut TBS kelapa sawit.


Joko (26) pemilik kendaraan bermesin diesel lainnya menuturkan, kondisi tersebut menyebabkan SPBU yang masih memiliki bio solar sering menjadi sasaran pemilik kendaraan, bahkan harus rela antre panjang untuk mendapatkan minyak.


Dia berharap, pemerintah dapat menormalkan kembali pasokan bio solar, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pemilik kendaraan diesel di Kabupaten Labusel.


Manejer SPBU 14.214.288 Titi Kembar, M Sitompul yang dikonfirmasi Kamis (23/1) mengatakan, seringnya terjadi kekosongan, karena adanya pengurangan pasokan dari depot Pertamina. Namun kata dia, untuk wilayah Kabupaten Labusel, stok bio diesel paling banyak di SPBU nya. Namun, tetap saja masih mengalami kekurangan.


"Pasokan kami paling banyak, tapi memang tidak juga mencukupi, sehingga sering kehabisan," katanya. (L06/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru