Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Warga Kecewa, Arus Listrik Padam Malam Perayaan Imlek di Kotapinang

Redaksi - Minggu, 26 Januari 2020 16:24 WIB
265 view
Warga Kecewa, Arus Listrik Padam Malam Perayaan Imlek di Kotapinang
faseberita.id
Ilustrasi
Kotapinang (SIB)
Arus listrik di seputaran Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labusel padam pada malam perayaan tahun baru Imlek tahun 2020. Meski sebentar, kondisi itu menimbulkan kekecewaan masyarakat khususnya etnis Tionghoa.

Malam itu sesuai tradisi, masyarakat berkumpul di Vihara masing-masing untuk melakukan ibadah sembahyang Imlek.

"Walau sebentar, pemadaman itu terasa sangat mengganggu pelaksanaan maupun persiapan ibadah," kata Fendi Yen (30) warga Kelurahan Kotapinang.

Menurut Fendi, pemadaman arus listrik sejak pukul 20.29 WIB dan menyala pada pukul 20.45 WIB berlangsung dua kali itu seharusnya tidak terjadi. Sehingga, kekhusukan dalam beribadah dapat tercipta.

"Pertama padam langsung hidup kemudian padam lagi hingga berkisar 20 menit kurang. Seharusnya ini tidak terjadi jika pihak PLN Rayon Kotapinang mengantisipasinya. Padahal, sebelumnya setiap hari Sabtu selalu dilakukan pemadaman dengan dalih pemeliharaan," katanya.

Sementara itu, Manager PT PLN ULP Rayon Kotapinang Edi Ibrahim Sirait yang dikonfirmasi, Sabtu (25/1) mengatakan pemadaman yang terjadi di malam perayaan Imlek sekitar 20 menit tersebut merupakan gangguan yang tidak terduga. Pohon karet tumbang dan menimpa kabel di wilayah Desa S6 Bilah Hulu.

Akibat adanya gangguan tersebut lanjutnya, aliran listrik terputus sementara karena peralatan pengaman bekerja secara otomatis. Aliran listrik terpaksa padam agar petugas PLN melakukan pelacakan dan pembenahan jaringan.

"Pemulihannya harus dilakukan bertahap, tidak bisa dipaksa segera dipulihkan karena bisa menimbulkan kerusakan peralatan kita. Mungkin itu yang membuat agak sedikit memakan waktu," katanya.

Atas ketidaknyamanan itu kata dia, pihak PLN Rayon ULP Kotapinang memohon maaf. Karena gangguan seperti pohon tumbang dan gangguan hewan yang mengakibatkan terjadinya pemadaman tidak dapat diprediksi meskipun pemeliharaan rutin, peralatan dan jaringan terus dilakukan untuk menghindari terjadinya pemadaman arus listrik terutama di hari besar keagamaan. (L06/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru