Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Pemkab Karo Usulkan Pembangunan Jalur Sejajar Berastagi - Tuntungan - Medan ke DPRDSU

* Untuk Mengatasi Kemacetan Jalan Utama Medan-Berastagi
Redaksi - Senin, 27 Januari 2020 15:52 WIB
167 view
Pemkab Karo Usulkan Pembangunan Jalur Sejajar Berastagi - Tuntungan - Medan ke DPRDSU
SIB/Firdaus Peranginangin
USULKAN : Pemkab Karo melalui Kepala Bappeda Karo Ir Nasib Sianturi secara resmi mengusulkan pembangunan jalur sejajar Berastagi - Medan via Desa Jaranguda-Dusun Laugedang - Sibolangit - Sukamakmur - Tuntungan - Medan ke DPRD Sumut melalui Ketua
Medan (SIB)
Pemkab Karo secara resmi mengusulkan pembangunan jalur sejajar Berastagi - Medan via Desa Jaranguda -Dusun Laugedang - Sibolangit - Sukamakmur - Tuntungan - Medan ke DPRD Sumut, guna mengatasi kemacetan jalan utama Medan - Berastagi yang semakin hari semakin parah.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Karo melalui Kepala Bappeda Karo Ir Nasib Sianturi didampingi Kadis PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Edward Sinulingga, Kabid Tata Ruang PUPR David Ginting, Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba, Kabid Fisik Bappeda Evanlit Sembiring dan Kabid Infrastruktur Dedy Ramin Ginting kepada Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting, Jumat (24/1) di DPRD Sumut.

"Usulan pembangunan jalan sejajar ini tujuannya untuk mengatasi kemacetan jalur utama Medan-Berastagi yang semakin hari semakin parah dan meresahkan masyarakat, sehingga besar harapan Pemkab Karo, agar DPRD Sumut bisa memulai dan mengalokasikan anggarannya di P-APBD Sumut 2020 dan APBD 2021," ujar Nasib Sianturi.

Menurut Nasib Sianturi saat menyerahkan berkas-berkas usulan pembangunan jalan sejajar ini kepada Ketua DPRD Sumut, untuk mengurai kemacetan jalur utama Medan-Berastagi, solusi tercepat dan sangat potensial saat ini hanya dengan membangun jalur Berastagi - Dusun Laugedang - Simbekan-Sibolangit-Kutalimbaru-Tuntungan-Medan sepanjang 55,8 Km, persis sejajar dengan jalur utama Medan-Berastagi.

"Tim Pemkab Karo bersama Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut dan BBPJN (Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional) II Medan sudah turun ke lokasi dan Dinas BMBK telah menyusun dokumen "feasibility study"nya. Jika memungkinkan anggaran pembangunannya nantinya juga diusulkan ke APBN, terkait dengan kelancaran arus lalulintas untuk menyukseskan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Nasional," tandas Sianturi.

Dari hasil peninjauan tim ke lapangan, tambah Sianturi dan Hendra Mitcon, akses jalan sepanjang 55,8 Km tersebut telah dibuka dan sebahagian sudah diaspal beton dari simpang Tuntungan - Kutalimbaru - Sibolangit dan bisa tembus ke Bumi Perkemahan Pramuka Bandarbaru. Akan tetapi belum tersambung dari Sibolangit ke Dusun Laugedang - Berastagi (masih jalan tanah) yang panjangnya lebih kurang 6 Km, karena berada dalam kawasan hutan.

Untuk menindaklanjutinya, ujar Nasib Sianturi, Pemkab Karo sangat berharap adanya dukungan dari DPRD Sumut, agar Dinas BMBK Sumut terus melanjutkan study pembangunan jalan sejajar dimaksud dari Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit Deliserdang menuju Dusun Sembekan Kecamatan Kutalimbaru dan Dusun Laugedang Karo, agar akses jalan itu bisa segera mengatasi kemacetan jalur utama Medan-Berastagi.

Selain itu, tambah Sianturi, untuk pelepasan atau pinjam pakai kawasan hutan sepanjang 6 Km tersebut, diharapkan dapat segera disetujui, sehingga jalur sejajar bisa segera dibangun dan dimulai pada 2021, agar lalu-lintas masyarakat dari 6 kabupaten (Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Humbahas, Deliserdang dan sebagian Provinsi Aceh) bisa kembali lancar.

Sangat Mendukung
Menanggapi usulan tersebut, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting mengatakan, pihaknya sangat mendukung rencana membangun jalur sejajar tersebut dan pada awal Februari ini, Komisi D DPRD Sumut sudah menjadualkan bersama Bupati Karo, Bupati Deliserdang, Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut maupun BBPJN (Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional) II melakukan peninjauan ke lokasi.

Menurut Baskami, lembaga legislatif di Sumut akan tetap komit mendukung segala bentuk pembangunan yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat banyak, karena jalan Medan - Berastagi sudah tidak layak lagi dijadikan satu-satunya jalan utama, karena tidak mampu lagi menampung arus kendaraan yang melintas.

Karenanya, tandas politisi PDI Perjuangan ini, dibutuhkan jalur sejajar untuk mengatasi kemacetan tersebut. "Kami di dewan segera membahas usulan ini, apalagi Gubernur Edy Rahmayadi juga sudah menyatakan dukungannya. Semoga di APBD 2021 sudah bisa dialokasikan anggaran pembangunannya," ujar Baskami.

Seperti diketahui sebelumnya, Bupati Karo Terkelin Brahmana juga sudah mengusulkan rencana pembangunan jalan sejajar jurusan Berastagi -Jaranguda-Laugedang-Sibolangit- Tuntungan- Medan ini kepada Gubernur Sumut.

Gubernur saat itu langsung menugaskan Asisten III Bagian Administrasi Umum dan Aset, M Fitriyus untuk menjajaki pembukaan jalur sejajar ini, sekaligus dapat dimonitor dengan berkordinasi terhadap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, agar bisa segera dimulai pembangunannya. (M03/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru