Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Anggota DPRD Minta Polisi Tutup Pangkalan Liar CPO di Labusel

* Kapolres : Nanti Saya Cek
Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2020 18:32 WIB
238 view
Anggota DPRD Minta Polisi Tutup Pangkalan Liar CPO di Labusel
beritasatu.com
Ilustrasi
Kotapinang (SIB)
Aksi penampungan ilegal Crude Palm Oil (CPO) dengan modus kencing di jalan yang beroperasi di Jalinsum-Basilam Baru, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel kian meresahkan.

Anggota DPRD Labusel berharap agar Polres Labuhanbatu bertindak tegas menutup tempat lokasi yang tepat berada di depan rumah dinas wakil Bupati Labusel.

Salah seorang anggota dewan, Bayanuddin Dalimunthe kepada SIB, Jumat (6/3) mengatakan, sudah lebih dari tiga bulan pangkalan liar penampungan CPO beroperasi di kawasan itu. Namun kata dia, sejauh ini belum ada tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Padahal kata dia, lokasi penampungan itu berada di daerah keramaian dan berdekatan dengan Kompleks Kantor Bupati Labusel.

Karenanya politisi Partai Demokrat itu berharap agar Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat menurunkan personel untuk melakukan razia dan menertibkan tempat itu. Menurutnya, pangkalan penampungan liar CPO tersebut juga berimbas terhadap petani kelapa sawit.

“Sebelumnya dilaporkan ada dua titik. Namun satu titik di Jalinsum-Asam Jawa, Kecamatan Torgamba sudah tidak beroperasi lagi. Saya berharap pak Kapolres bertindak tegas," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Herman (47) menuturkan, aksi penampung CPO ini terbilang nekat. Setiap hari kata dia, sejumlah pemuda pekerja pangkalan menunggu di lapak penyetopan, yakni lapak berupa cagruk (pondok) yang terletak persis di depan pangkalan.

“Setiap truk tangki pembawa CPO melintas dari arah Langgapayung menuju Kotapinang atau sebaliknya dihadang. Selanjutnya sopir digiring masuk ke pangkalan lalu diminta dan terkadang dipaksa untuk membuka kran tangki untuk mengeluarkan CPO di pangkalan,” katanya.

Menurutnya, aksi itu dilakukan tidak hanya dimalam hari, bahkan mereka melakukan aksinya di siang bolong hingga sering menghambat arus lalulintas. Untuk itu, dia dan warga lainnya berharap pihak kepolisian mengambil tindakan tegas.

Sebelumnya, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat yang dikonfirmasi mengatakan, akan segera melakukan pengecekan ke lokasi. “Nanti saya cek ya,” kata Kapolres Labuhanbatu. (L06/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru