Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Masker Langka di Kabanjahe, Anggota DPRD Kesal

Redaksi - Selasa, 10 Maret 2020 11:46 WIB
199 view
Masker Langka di Kabanjahe, Anggota DPRD Kesal
SIB/Marlinto Sihotang
SIDAK : Beberapa anggota DPRD Karo Sidak ke beberapa Apotek, Senin (9/3) dan menemukan fakta bahwa masker kosong di Kabanjahe sudah berbulan. 
Tanah Karo (SIB)
Masyarakat di Kabupaten Karo akhir-akhir ini resah dengan adanya virus corona di Indonesia.

Dengan adanya pasien positif Covid-19 di Indonesia, warga mulai membiasakan diri memakai masker dan hand sanitizer di berbagai kesempatan terlebih di tempat umum. Namun sayangnya, keresahan warga kian bertambah, karena masker dan hand sanitizer langka di beberapa apotek di Kabanjahe ibukota Kabupaten Karo tersebut.

Hal ini terungkap saat beberapa anggota DPRD Kabupaten Karo, Senin (9/3) melakukan Sidak ke beberapa apotek termasuk apotek Kimia Farma milik BUMN. Anggota DPRD yang Sidak yakni Korindo Sembiring Milala, Rehulina Br Tarigan, Inolia Br Ginting, Diana Malona Br Matondang dan Jani Sembiring.

Dalam Sidak anggota dewan itu, beberapa apotek tidak memiliki stok masker untuk dijual bahkan sudah berbulan. "Sejak maraknya info tentang corona, tidak ada barang (masker) masuk, jadi tidak ada yang mau dijual," kata salah satu staf Apotek Kimia Farma.

Menurut pegawai bernama Ain, pihaknya memang sudah 3 bulan tidak memiliki stok masker di apotek Kimia Farma. "Atasan kami sudah mengirim permintaan untuk masker ini ke pihak terkait di kota Medan, tapi sampai sekarang belum terpenuhi. Untuk hand sanitizer kami memang tidak pernah menjual, " katanya kepada rombongan anggota DPRD Karo.

Di tempat terpisah, rombongan anggota DPRD Karo menyambangi apotek Vita Sari di inti kota Kabanjahe. Disini, pengusaha terlihat enggan melayani pertanyaan anggota DPRD. Dengan cuek, pemilik menjawab pertanyaan anggota dewan seadanya sambil berlalu melayani pembeli di apoteknya tersebut. "Kenapa apotek saya difoto-foto," katanya.

Di tempat ini, anggota dewan juga kesal karena tidak menemukan masker yang dijual.

Korindo Milala anggota DPRD Karo dari Partai Gerindra ini menyayangkan kekosongan masker ini di Kabupaten Karo. "Seharusnya pihak apotek harus tetap menjaga ketersediaan masker dan hand sanitizer untuk memenuhi permintaan masyarakat. Terlebih saat ini isu corona makin merebak dan memang kita harus selalu menjaga diri dari virus ini," katanya.

Selain itu, masyarakat juga perlu berjaga jaga bilamana Gunung Sinabung erupsi. "Saat ini, masker sangat penting. Bagaimana bisa apotek Kimia Farma yang termasuk milik BUMN kehabisan stock masker," tanyanya.

Korindo juga menambahkan bahwa dirinya dan rekan rekan anggota dewan sangat prihatin atas kelangkaan stock masker di Tanah Karo. "Saya miris mengetahui persediaan masker kosong. Saya ingin menyampaikan apa yang dibutuhkan rakyat. Untuk itu kami akan menyurati pihak -pihak terkait agar bisa menyediakan masker dan hand sanitizer. Jangan sampai keadaan ini berlarut larut," katanya.

Usai Sidak, rombongan anggota DPRD ini menghimbau agar masyarakat Karo menjaga kesehatan diri dan keluarga masing-masing. "Kita akan terus mengupayakan ketersediaan masker dan hand sanitizer tersebut," katanya. (K02/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru