Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Sinode GMI Harus Bisa Memilih Bishop yang Bisa Merangkul Semua Pelayan dan Memajukan Usaha Milik Gereja

Redaksi - Minggu, 05 September 2021 16:56 WIB
895 view
Sinode GMI Harus Bisa Memilih Bishop yang Bisa Merangkul Semua Pelayan dan Memajukan Usaha Milik Gereja
Foto Dok
Allen Sitohang
Medan (SIB)
Pada Sinode Gereja Methodist Indonesia (GMI) wilayah I dan II yang direncanakan bulan Oktober mendatang, tokoh muda GMI Allen Sitohang SPd berharap para Sinodestan memilih calon Bishop yang dicintai semua jemaat dan pelayan gereja. Pimpinan GMI pada periode akan datang, khususnya di Wilayah I harus sosok yang lebih baik. Maka, panitia penyelenggara harus melaksanakan Sinode sesuai AD/ART GMI.

“Harus dihindari politik uang dalam pemilihan Bishop dan jangan ada janji-janji kampanye dari tim-tim sukses untuk menyosialisasikan calon, apakah secara terbuka atau terstruktur. Karena yang akan dipilih adalah pemimpin gereja, bukan presiden, gubernur, kepala daerah atau legislatif,” kata Allen Sitotang kepada wartawan, Sabtu (4/9).

Menurut Komisioner Bawaslu Kabupaten Batubara ini, azas persaudaraan harus dikedepankan di dalam Sinode nanti. Terlebih Bishop terpilih mesti bisa merangkul semua jemaat, seluruh pelayan gereja, baik pendukung calon Bishop yang tidak terpilih harus dirangkul dan diakomodir menjadi pengurus gereja, jangan diterlantarkan. Jangan ada blok kanan atau blok kiri, semua harus satu blok.

“Sebagai penyelenggara pemilu di Kabupaten Batubara, saya berharap pemilihan Bishop GMI harus mencerminkan demokrasi takut akan Tuhan. Panitia harus kredibel, berapa jumlah pemilih harus diumumkan secara terbuka di Sinode nanti, jangan ada panitia mengarahkan salah satu calon kepada Sinodestan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, panitia jangan ada yang melanggar tata tertib Sinode. Umur calon Bishop, sudah berapa lama masa pelayanannya harus sesuai Tatib pencalonan. Jangan setelah pemilihan ada pihak-pihak yang tidak senang sehingga melakukan gugatan secara hukum sehingga memalukan gereja.

Dikatakannya, pada periode Bishop mendatang (Bishop baru), baik itu wilayah I maupun II harus bisa membuat GMI makin maju, bisa sejajar dengan gereja-gereja besar lainnya seperti HKBP, GKPI, GBKP, GBI dan lainnya. Apalagi jemaat Methodist itu multi etnis, semua suku ada di dalamnya. Mestinya harus bisa besar dan berkembang pesat. Karena HKBP saja cuma suku Batak di dalamnya tapi bisa besar. (A8/a)
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru