Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 Juli 2026

Ratusan Pelajar SMAN I Delitua Aksi Tidur di Jalan Blokir Truk Galian C

- Sabtu, 01 Februari 2014 19:01 WIB
494 view
Ratusan Pelajar SMAN I Delitua Aksi Tidur di Jalan Blokir Truk Galian C
Delitua (SIB)- Merasa resah dengan aktivitas truk pengangkut galian C yang melintas persis di depan sekolah tempat mereka belajar, ratusan pelajar SMA Negeri 1 Delitua melakukan aksi demo memblokir truk galian C dengan cara tidur di jalan, Kamis (30/1/2014).

Akibat aksi tersebut, aktivitas pertambangan galian C diduga illegal tersebut terhenti untuk sementara karena truk pengakut material tidak bisa melintas.

Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, keresahan para pelajar terhadap aktivitas pertambangan tersebut tidak hanya terganggu akibat ratusan truk yang melintas di depan sekolah mereka, namun beberapa peristiwa lainnya seperti pelecehan dan kecelakaan dialami pelajar oleh truk yang melintas turut memperburuk keresahan itu.

Beberapa pelajar SMA Negeri 1 Delitua saat ditemuiĀ  wartawan mengatakan salah seorang siswi pelajar SMA I tersebut saat ini masih mengalami shock karena menjadi korban pelecehan oleh beberapa orang tidak dikenal saat melintas di lokasi tambang galian C yang tidak jauh dari sekolah mereka.

Selain itu, akibat lintasan truk tersebut jalan menuju arah sekolah tersebut rusak parah bahkan ada pelajar yang menjadi korban kecelakaan truk yang melintas sehingga keresahan tersebut telah menumpuk.

Sementara itu, petugas Polsek Delitua dan unsur muspika lainnya turun ke lokasi untuk mengamankan situasi. Setelah dilakukan musyawarah antara pihak pengusaha galian C dengan perwakilan siswa akhirnya disepakatiĀ  truk bisa jalan dan galian C tersebut dapat beroperasi kembali dengan ketentuan pihak pengusaha memperbaiki jalan yang rusak menuju sekolah tersebut.

Camat Delitua Edi Yusuf saat dikonfirmasi wartawan mengatakan pengusaha galian C harus memperbaiki jalan dengan cara menimbunnya dengan batu dan pasir.

Muspika akan mengijinkan truk dan aktifitas galian C beroperasi kalau jalan sudah beres," tegasnya.

Kapolsek Delitua Kompol Wahyudi SIK yang dikonfrimasi melalui Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu membenarkan aksi demo tersebut.

"Kita masih mendalamiĀ  masalah itu bersama Muspika setempat karena lokasi pertambangan sudah berada di wilayah Kecamatan Patumbak dan truk hanya melintas di wilayah Delitua," ujar Sitepu.(A27/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru