Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Pasca Banjir Bandang di Purba Pasir, Pemkab Simalungun akan Bangun Jembatan dan Tugu

Redaksi - Minggu, 24 Desember 2023 12:36 WIB
440 view
Pasca Banjir Bandang di Purba Pasir, Pemkab Simalungun akan Bangun Jembatan dan Tugu
Foto: Pexels
Ilustrasi
Simalungun (SIB)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun gerak cepat menangani dampak banjir bandang di Desa Purba Pasir, Kecamatan Haranggaol Horisan. Sebuah jembatan bailey segera dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas.

Sebagaimana diketahui, banjir bandang tersebut terjadi Rabu (20/12) sekira pukul 17.00 WIB, mengakibatkan jalan penghubung Haranggaol-Tigaras putus total. Bahkan, dua unit rumah warga dan cukup banyak kuburan (makam) hanyut ke Danau Toba.

Pasca bencana itu, Kepala Dinas PUTR Simalungun Hotbinson Damanik bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Resman Saragih dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Rahmad Parulian meninjau lokasi banjir tersebut, Kamis (21/12).

Hotbinson mengatakan, pihaknya telah diinstruksikan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga untuk gerak cepat menangani dampak banjir dan mengantisipasi banjir susulan. Dalam menangani jalan yang putus, katanya, akan segera dibangun sebuah jembatan bailey agar jalur lintasan tersebut dapat kembali dilalui kendaraan. Alat berat sudah diturunkan di lokasi.

"Kami sepakat dengan Kasatker PJN dan BPBD, material jembatan bailey akan tiba di lokasi, Sabtu ini (23/12). Targetnya, pengerjaan dapat selesai dalam 2 hari," kata Hotbinson.

Sementara itu, Kepala BPBD Resman Saragih mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Simalungun siap membantu warga yang rumahnya hanyut. Namun, sampai saat ini, kedua keluarga yang rumahnya hanyut sedang berada di luar daerah, sehingga belum ada pembicaraan.

"Pak bupati sudah menginstruksikan agar memperhatikan rumah yang hanyut. Jadi, Pemkab tetap membantu. Kita belum ketemu dengan keluarga korban," ungkap Resman.

Terkait kuburan warga, katanya, ada sebanyak 24 makam yang hanyut. Keluarga korban meminta supaya dibangun tugu untuk mengenang makam tersebut.

"Pada dasarnya, Pemkab Simalungun siap membantu. Permintaan keluarga (korban) supaya dibangun tugu. Ke depan, akan dibicarakan bagaimana bentuk tugunya," tutur Resman.

Menurut dia, penyebab banjir bandang itu karena jebolnya tanggul air di Nagori Purba Tongah, Kecamatan Purba. Tidak ada korban jiwa, namun dampaknya cukup fatal. (**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru