Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Sembako Banpres Dibagikan Sekda Palas kepada 246 Penghuni Empat Panti Jompo di Barumun Tengah

Redaksi - Senin, 25 Maret 2024 20:32 WIB
352 view
Sembako Banpres Dibagikan Sekda Palas kepada 246 Penghuni Empat Panti Jompo di Barumun Tengah
Foto: Ist/harianSIB.com
Paket sembako Banpres itu diserahkan Pj Bupati melalui Sekdakab Palas Arpan Nasution SSos kepada 246 penerima manfaat di Panti
Padanglawas (SIB)
Pj Bupati Padanglawas Dr Edy Junaedi SSTP MSi menyerahkan paket sembako bantuan presiden (Banpres) ke empat panti jompo di Kecamatan Barumun Tengah.
Paket sembako Banpres itu diserahkan Pj Bupati melalui Sekdakab Palas Arpan Nasution SSos kepada 246 penerima manfaat di Panti Jompo As'saidiyah di Desa Gunungmanaon, Panti Jompo Darul Hasnan di Desa Barabatu, Panti Jompo Al-Husin dan Panti Jompo Zikrillah di Desa Binanga.
Sekda Arpan Nasution menyampaikan salam dari Pj Bupati Padanglawas Dr Edy Junaedi yang tidak dapat hadir, menyerahkan bantuan itu karena berada di Jakarta untuk menindaklanjuti kunjungan kerja Presiden RI ke Padanglawas.
Menurutnya bantuan sembako itu adalah oleh-oleh dari Presiden Jokowi saat kunjungan kerjanya ke Padanglawas tanggal 15 Maret lalu. “Pak Jokowi tidak bisa datang mengunjungi Kecamatan Barumun Tengah ini, dikarenakan waktu beliau sangat terbatas di Kabupaten Padanglawas," kata Sekda Arpan.
Dia menambahkan, setiap Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Panti jompo/lansia penerima paket sembako Banpres ini disalurkan sesuai yang telah terdaftar yang sudah melalui proses administrasi di Dinas Sosial Padanglawas.
"Paket sembako atau oleh-oleh presiden ini sebelumnya sudah disalurkan di beberapa kecamatan, sudah tersalurkan dan tepat sasaran, dan akan di lanjutkan ke kecamatan lainnya dalam minggu ini. Semoga bantuan presiden ini bisa bermanfaat bagi kita semua, mari kita doakan Kabupaten Padanglawas ke depan bisa semakin maju," kata Arpan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SIB, sembako Banpres RI yang diberikan untuk Kabupaten Padanglawas ada 1.000 paket yang diangkut dua truk. Satu truk sembako itu diturunkan di Gudang Bulog GTD Hutalombang dan satunya lagi ditimbun di salah satu rumah kosong dekat Kantor Dinas Sosial Padanglawas.
Di hari yang sama, Pj Bupati Palas Edy Junaedi saat dikonfirmasi SIB melalui pesan WhatsApp mengakui paket sembako bantuan Presiden itu sudah hampir tersalurkan seluruhnya.
"Alhamdulillah sudah kita distribusikan kpd penerima Banpres sebanyak 372 paket, bantuan harus tepat sasaran, by name - by address sehingga datanya harus tepat, terimakasih Pak," tulis pesan WA Edy Junaedi.
Disinggung berapa jumlah paket sembako Banpres, Pj mengatakan agar komunikasi ke Kadis Sosial. Sementara, Kepala Dinas Sosial Achmad Fauzan Nasution saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum menjawab, saat ditelepon juga tidak merespon.



Tidak Diserahkan Saat Kunker Presiden
Terpisah, Abdussalam Siregar warga Padanglawas menyesalkan paket sembako Banpres bukannya diserahkan saat kunker Jokowi malah sempat ditimbun di rumah kosong.
"Saya sudah lama mendengar ini, dua truk yang membawa paket itu, satunya dibagikan di gudang Bulog GTD Hutalombang, satunya diturunkan di rumah kosong, untuk apa? Masa iya kita masih ingin menikmati hak orang yang sudah kesusahan akan harga beras saat ini, dan ironisnya Kadis Sosial malah tak berani menyatakan berapa paket keseluruhan yang sampai ke Palas, apa paket dibagikan karena sudah ketahuan ditimbun," ucapnya ketus.



Ratusan Ibu Mengeluh Tidak Dapat
Sebelumnya, saat kunker Presiden RI lalu, ratusan ibu masyarakat di Kabupaten Padanglawas juga mengeluh karena mereka tidak menerima bantuan Presiden Jokowi tersebut.
"Kami kemari mau minta bantuan itu, karena katanya kan kedatangan Pak Jokowi mau memberikan bantuan kepada kami rakyat yang terhimpit lonjakan harga beras saat ini. Alhasil kami malah tak dapat apa-apa, bantuan apa," kata salah satu warga yang menanti bantuan paket sembako di gudang Bulog GTD Hutalombang saat kunjungan Jokowi beberapa waktu lalu. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru