Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026

Bupati Simalungun: Penanaman Cabai dengan Metode Fertigasi Menguntungkan

Jheslin M Girsang - Sabtu, 20 Juli 2024 19:43 WIB
314 view
Bupati Simalungun: Penanaman Cabai dengan Metode Fertigasi Menguntungkan
Foto: Dok/Diskominfo
TANAM CABAI: Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga melakukan penanaman cabai dengan metode fertigasi di TPA Kecamatan Panombean Panei, belum lama ini.
Simalungun (harianSIB.com)
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga mengatakan, penanaman cabai dengan metode fertigasi menguntungkan bagi petani. Metode ini melibatkan irigasi tetes dan dianggap lebih efisien.

Bahkan, metode fertigasi ini sudah diterapkan Pemkab Simalungun di sekitar lokasi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun.

"Metode fertigasi ini sangat efisien dan menguntungkan. Saya ingin melihat model penyuluhan pertanian yang langsung dipraktekan seperti ini," kata Radiapoh, Sabtu (20/7/2024).

Menurutnya, metode fertigasi telah lama diterapkan di Israel dengan hasil yang memuaskan, bahkan di tanah yang tandus.

Melihat sekilas, kata dia, biaya mungkin tampak tinggi. Tapi dengan fertigasi, sambung Radiapoh, segala sesuatunya lebih hemat dan hasil panennya jauh lebih besar.

Dia menekankan, pengembangan metode ini akan memperkuat ketahanan pangan daerah. Simalungun telah mendapat penghargaan dari Pemprov Sumut sebagai daerah terbaik dalam menekan inflasi, sehingga diharapkan terus memajukan sektor pertanian.

Ia juga menyinggung pentingnya hilirisasi dan penyimpanan hasil panen.

"Kita akan menganggarkan tempat penyimpanan (cold storage) agar harga tetap stabil," ujarnya.

Dia pun meminta kelompok pemuda petani untuk lebih serius dalam mengembangkan metode fertigasi dan menjadikannya sebagai proyek percontohan di Simalungun.

Pemerintah Kabupaten siap mendukung dan mendokumentasikan keberhasilan metode ini untuk dijadikan referensi dan pelatihan di masa depan.

Radiapoh juga berencana mengajukan metode ini ke pemerintah pusat untuk mendapatkan anggaran tambahan.

"Penanaman cabai dengan metode fertigasi ini akan menjadi sejarah besar di Simalungun. Saya harap para pangulu (kepala desa) dapat menerapkan penanaman ini di masyarakat," urainya.

Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan petani, ia mengajak semua pihak untuk mendukung konsep pertanian modern tersebut.

"Mari kita gaungkan konsep pertanian seperti ini demi kesejahteraan masyarakat dan petani di Simalungun," pungkasnya. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru