Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Jaksa Mozago Banua Gandeng PTPN IV Gelar Peduli Stunting di Gunungsitoli

Martohap Simarsoit - Rabu, 31 Juli 2024 18:49 WIB
463 view
Jaksa Mozago Banua Gandeng PTPN IV Gelar Peduli Stunting di Gunungsitoli
Foto : dok/ Kejari Gunungsitoli
Kajari Gunungsitoli Parada Situmorang SH MH didampingi Forkopimda memegang balita saat kegiatan peduli stunting Jaksa Mozago Banua bersama PTPN IV Regional 1 di Gunungsitoli, Rabu (31/7-2024).
Medan (harianSIB.com)
Jaksa Mozago Banua (Jaksa Garda Desa) Kejari Gunungsitoli berkolaborasi dengan PTPN IV Regional 1, Rabu (31/7-2024), menggelar kegiatan Peduli Stunting di 7 Puskesmas se-Kota Gunungsitoli, dengan jumlah 287 anak yang berasal dari 46 Desa di Kota Gunungsitoli, sesuai data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli per-Juni 2024.

"Sebanyak 287 paket antara lain berupa susu formula, vitamin, beras, telur dibagikan secara serentak di 7 (tujuh) Puskesmas dengan jumlah balita bervariasi," sebut Kajari Gunungsitoli Parada Situmorang SH MH, dalam keterangan tertulis, Rabu (31/7/2024).

Menurut dia, ratusan warga terutama para orang tua anak-anak yang menjadi sasaran peduli stunting akibat kondisi ekonomi lemah, menyambut baik kegiatan Peduli Stunting yang digelar Jaksa Mozago Banua.

"Tupoksi kita sebagai lembaga penegak hukum kita jalankan.Tetapi perlu juga memperhatikan kondisi di lingkungan tempat bertugas seperti membantu warga bidang kesehatan, dengan menggelar kegiatan peduli stunting dalam rangkaian kegiatan HBA ke 64.

Disampaikan Parada, Kepulauan Nias dengan status daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), memiliki kondisi geografis, sosial, ekonomi dan budaya yang kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional.

Sesuai Perpres No 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal 2020-2024, ada 62 daerah otonomi yang masuk kategori ini, diantaranya Pulau Nias di Sumut.

"Orang tua anak-anak sasaran peduli stunting ini memiliki kondisi ekonomi darı latar belakang petani kebun, buruh, nelayan dan pedagang kecil.

Kegiatan Peduli Stunting ini dihadiri unsur Forkopimda Dandim 0213/Nias, Kapolres Nias diwakili Kasat Lantas, Kadis Kesehatan, Camat Gunungsitoli, Kadis P5 & jajaran Nakes Puskesmas seluruh kota Gunungsitoli.

Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli saat memberi sambutan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan PTPN 4 Regional 1 karena telah berkolaborasi membantu anak-anak penderita stunting di Gunungsitoli.

Panitia melaporkan, sebelumnya juga telah digelar kegiatan membantu warga, diantaranya di Kepulauan Hinako Kabupaten Nias Barat berupa berbagi lampu tenaga surya sebanyak 80 unit lengkap dengan panel surya untuk Rumah Tangga, Rumah Ibadah, dan sekolah serta berbagi Sepatu kepada siswa SD Negeri No 075090, SD Negeri No 074074, SD Negeri No. 071171 sebanyak 259 pasang. (**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru