Alfamidi Salurkan Lebih dari 160.000 Telur, Dukung Gizi Anak di 26 Kabupaten/Kota
Medan(harianSIB.com)Dua butir telur setiap hari selama enam bulan telah menjadi bagian dari upaya PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) dal
Sekretaris Perusahaan TPL, Anwar Lawden SH, menyampaikan bahwa pelaporan terhadap Sorbatua Siallagan kepada pihak berwajib merupakan langkah terakhir yang terpaksa diambil setelah upaya dialog, peringatan, dan pencegahan tidak diindahkan. TPL telah berulang kali melakukan upaya-upaya dialog, peringatan, teguran dan nasihat agar tidak melakukan pembakaran dan penebangan secara sewenang-wenang di kawasan hutan karena itu melanggar hukum.
"Kami sangat menyesalkan situasi ini, namun pelaporan ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh perusahaan untuk menjaga dan melindung konsesi yang telah diberikan oleh pemerintah dari segala bentuk perambahan, perusakan, dan kebakaran hutan serta lahan. Bila perusahaan tidak membuat laporan, maka perusahaan akan dituduh melakukan pembiaran atau atas kelalaian perusahaan dapat dijatuhi sanksi hingga pencabutan izin," jelas Anwar.
Dalam operasional, katanya perusahaan profesional dan berkelanjutan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku merujuk kepada izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) SK. 493/Kpts-II/1992 tanggal 1 Juni 1992 Jo. SK.1487/Menlhk/Setjen/HPL.0/12/2021 tanggal 31 Desember 2021.
Perusahaan sebutnya, menghormati keberadaan masyarakat adat di seluruh wilayah operasional dan berkomitmen mengedepankan dialog terbuka guna mencari solusi damai tanpa melakukan aksi yang dapat merugikan para pihak. Terhadap isu masyarakat adat di wilayah operasional TPL, perusahaan terus berupaya melakukan dialog dengan berbagai pihak terkait dalam mencari solusi terbaik melalui pola kemitraan yang menguntungkan semua pihak.
Sejalan dengan upaya tersebut, katanya TPL telah mengembangkan berbagai program kemitraan kehutanan yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tenurial di areal konsesi perusahaan. Hingga saat ini ada 10 KTH yang telah bermitra dengan TPL berhasil menyelesaikan masalah tenurial secara damai dan saling menguntungkan. Ada 10 Naskah Kesepakatan Kerjasama (NKK) telah didaftarkan dan 3 diantaranya telah mendapatkan SK Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (KULIN KK) dari pemerintah. Dalam kesempatan ini, TPL juga selalu beroperasi secara profesional dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Medan(harianSIB.com)Dua butir telur setiap hari selama enam bulan telah menjadi bagian dari upaya PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) dal
Sergai(harianSIB.com)Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pelajar terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) MedanTebingtinggi K
Medan(harianSIB.com)Brand bakery asal Medan, Bakeout, menggelar display berbagai produk roti di gerai Jalan Ir H Juanda, Medan, Jumat (24/7/
Jakarta (harianSIB.com)Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kom
Belawan (harianSIB.com)Sejumlah rumah warga di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, dilaporkan menjadi sasaran penyerangan oleh seke
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat turut serta berpartisipasi dalam ajang potensi dan promosi pada Pekan Raya S
Pangkalan Kerinci (harianSIB.com)Perubahan kebutuhan industri membuat prestasi akademik saja tidak lagi cukup. Dunia kerja kini menuntut lul
Kutacane(harianSIB.com)Kepala SMAN 1 Badar, Aceh Tenggara, Hadian Munthe mengajak para orang tua untuk bersamasama mendukung proses pendidi
Pematangsiantar(harianSIB.com)Rumah Sakit Murni Teguh (RSMT) Horas Insani Pematangsiantar bersama Murni Teguh Memorial Hospital kembali meno
Jakarta(harianSIB.com)Jaksa Agung RI Prof. ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah jabatan lima pejabat utama Kejaksaan Agung (Kejagung
Medan(harianSIB.com)Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali menggelar sidang lanjutan kasus narkotika jenis sabu seberat 1,09 kilogram dan ekst
Medan(harianSIB.com)Dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang dugaan korupsi proyek Penataan Kawasan Waterfront City