Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Hadiri Syukuran Anggota DPRD, Pasangan Dambaan Sebut Produktivitas Pertanian di Sergai Meningkat

Rimpun H Sihombing - Selasa, 29 Oktober 2024 20:55 WIB
142 view
Hadiri Syukuran Anggota DPRD, Pasangan Dambaan Sebut Produktivitas Pertanian di Sergai Meningkat
Foto SIB News Network|SNN/Rimpun H Sihombing
SAMBUTAN : Calon Bupati Sergai, H Darma Wijaya didampingi calon Wakil Bupati H Adlin Tambunan, Anggota DPRD Sergai M Rajali Prima, dan Ketua PKB Sergai Safaruddin menyampaikan sambutannya pada acara syukuran pelantikan M Rajali Prima sebagai anggota DPRD
Sergai (harianSIB.com)

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Serdangbedagai (Sergai) nomor urut 1, H Darma Wijayai dan H Adlin Tambunan (Dambaan) menghadiri syukuran yang digelar Siti Aisah, anggota DPRD dari Partai Demokrat di Desa Pekan Tanjungberingin, Kecamatan Tanjungberingin dan M Rajali Prima SSos, anggota DPRD Sergai dari PKB di Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantaicermin, Selasa (29/10/2024).

Di hadapan masyarakat yang menghadiri syukuran tersebut, Darma Wijaya menyampaikan bahwa produktivitas pertanian, khususnya tanaman padi di Kabupaten Sergai cukup meningkat dibandingkan 3 tahun lalu.

Saat ini, Kabupaten Sergai merupakan penyumbang beras kedua terbesar di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) setelah Deliserdang.

"Kita kalah luas lahan (dari Deliserdang). Tapi kalau produktivitas, kayaknya kita juaranya," ungkapnya.


DIABADIKAN : Calon Bupati Sergai, H Darma Wijaya bersama calon Wakil Bupati H Adlin Tambunan diabadikan bersama ibu-ibu di acara syukuran anggota DPRD Sergai, Selasa (29/10/2024). (Foto SIB News Network|SNN/Rimpun H Sihombing)

Darma Wijaya mengatakan ketika dia baru dilantik sebagai Bupati Sergai pada 2020 lalu, produktivitas tanaman padi di Sergai hanya sekitar 200-250 Kg per rante. Namun saat ini sudah mencapai 300-400 Kg per rante atau sekitar 7 hingga 10 ton per hektare.


"Saya selalu tekankan yang kita kejar itu produktivitas, bukan harganya. Kalau harganya naik pasti akan inflasi. Tapi kalau produktivitasnya yang naik, petaninya sukses dan tidak akan terjadi inflasi. Dan Kabupaten Sergai berhasil mengejar itu," katanya.

Meskipun produktivitas padi saat ini cukup bagus, namun karena cuaca kurang baik, dan kurangnya alat mesin panen, menyebabkan petani sedikit mengalami kendala dalam memanen tanaman padinya di musim panen raya tahun ini.

"Kami mohon maaf. Kalau cuaca bukan kesalahan kami, tapi kurangnya alat pertanian, menyebabkan masyarakat kecewa. Tapi di P-APBD saya sudah minta penambahan 2 odong-odong (mesin panen padi), dan tahun depan saya minta tambah 5 (mesin panen padi) lagi. Sekarang harus menggunakan mekanikal, dan pemerintah harus menyiapkan alat-alat mesin pertaniannya," jelasnya.

Calon bupati yang akrab disapa Wiwik ini juga menyoroti rendahnya daya beli masyarakat saat ini. Menurutnya, hal ini dikarenakan maraknya judi online dan narkoba.

"Hal ini menjadi perhatian bagi kita, bukan hanya di Sergai saja, mungkin di seluruh Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena masih adanya program pembangunan yang belum tuntas, mengingat masa jabatan periode pertama yang cukup singkat yakni hanya sekitar 3,5 tahun.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru