Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Pasangan Dambaan Jawab Lugas Pertanyaan Panelis di Pemaparan dan Penajaman Visi Misi

Rimpun H Sihombing - Senin, 11 November 2024 10:55 WIB
214 view
Pasangan Dambaan Jawab Lugas Pertanyaan Panelis di Pemaparan dan Penajaman Visi Misi
(Foto: SNN/Rimpun H Sihombing)
PAPARAN: H Darma Wijaya didampingi H Adlin Tambunan memaparkan visi misi, di Ballroom Hotel Grand Inna, Medan, Minggu (10/11/2024).

Keempat, meningkatkan keamanan daerah, masyarakat demokratis dan stabilitas ekonomi serta ketahanan sosial budaya, dan ekologi. Program prioritas adalah demokratisasi perbudayaan, dan ramah lingkungan.

Kelima, meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana, serta pembangunan wilayah yang merata dengan keterpaduan penataan ruang dan keseimbangan pembangunan. Program prioritas infrastruktur terintegrasi.

Usai penyampaian visi misi, moderator selanjutnya menjelaskan tema kegiatan itu adalah "Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kepada masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi".

Dari tema tersebut, tim perumus telah menetapkan 4 subtema yakni, peningkatan akses layanan kesehatan, peningkatan akses layanan pendidikan, reformasi birokrasi, serta inovasi dan teknologi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Dan dari setiap subtema tersebut, tim panelis telah menyiapkan masing-masing 2 pertanyaan yakni, terkait pencegahan stunting serta peningkatan sarana dan prasarana. Kemudian, peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan distribusi tenaga pendidik yang belum merata. Peningkatan SDM dan penerapan prinsip good goverment. Serta, mekanisasi pertanian dan pemanfaatan lahan pertanian.

Menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari panelis yang dibacakan moderator tersebut, Darma Wijaya dan Adlin Tambunan dengan lugas memberikan jawaban sesuai waktu yang disediakan panitia.

Saat menjawab pertanyaan mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Sergai, Adlin Tambunan menyampaikan angka stunting di Kabupaten Sergai pada 2021 berada di angka 20 persen, dan pada 2023 mengalami penurunan menjadi 14,4 persen dari hasil survey kesehatan Indonesia.

Adlin juga memaparkan langkah-langkah yang sudah dilakukan di Kabupaten Sergai antara lain, pemberian tablet penambah darah bagi remaja setiap Kamis, pemberian makanan tambahan kepada siswa/i PAUD dan balita, pembentukan dapur "Dasyat" atau dapur sehat atasi stunting di setiap desa dengan mengolah makanan lokal pada jadwal pelaksanaan Posyandu, di mana Kabupaten Sergai mendapat juara satu tingkat nasional.

Sedangkan langkah-langkah yang akan dilakukan ke depan adalah, peningkatan cakupan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat harus mencapai angka 100 persen. Peningkatan seluruh program yang sudah dilakukan pada 2021-2023 antara lain, peningkatan kuantitas dan kualitas petugas kesehatan sampai di Posyandu. Pemberian makanan bergizi gratis pada ibu hamil dan seluruh siswa, mulai tingkat PAUD sampai SMP.

"Dan yang paling penting adalah bagaimana Pemkab Sergai mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berperan menyelesaikan persoalan stunting, dengan target 5 tahun ke depan stunting di Kabupaten Sergai sudah harus di angka nol," jelasnya.

Dalam upaya pendistribusian tenaga pendidik secara merata di Kabupaten sergai, Darma Wijaya menjelaskan dalam penerimaan P3K, pihaknya telah membuat aturan. Di mana, pelamar melamar berdasarkan lokas tempat mengajar, dan tidak bisa pindah dalam waktu 5-10 tahun.

"Dengan pengaturan tersebut, maka pendistribusian tenaga pendidik akan sesuai harapan. Jika aturan sudah dibuat dan kemauan kita tinggi, maka semua sekolah, termasuk yang di pelosok-pelosok terisi semuanya dengan guru-guru yang melamar di lokasi tersebut. Itu yang sudah kami lakukan," jelasnya.

Darma Wijaya juga menyebutkan, Kabupaten Sergai adalah penghasil padi terbesar kedua di Sumut setelah Deliserdang. Meski kalah akan luas lahan, namun pihaknya berupaya untuk terus menambah luas lahan dengan pencetakan sawah mandiri.

"Serdangbedagai terus membuat percetakan sawah mandiri yang dilakukan masyarakat di pesisir pantai di kawasan Tanjungberingin dan Bandarkhalipah. Ada sebanyak 100 hektar di Bandarkhalipah," sebutnya.

Ke depan, lanjutnya, pihaknya berkomitmen membangun irigasi, memberikan bantuan alat pertanian, pompa air dan lainnya, sehingga petani bisa meningkatkan produksinya.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru