Madina
(harianSIB.com)Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (
GAPENSI) Provinsi
Sumatera Utara (Sumut),
Sanggam SH Bakkara, resmi melantik Badan Pengurus Cabang (BPC)
GAPENSI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang (Muscab) V GAPENSI Madina 2025, yang digelar di Aula Hotel Rindang, Rabu (26/2/2025).
Dalam musyawarah tersebut, Ahmad Budiman Borotan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua BPC GAPENSI Madina. Selain Ahmad Budiman Borotan, turut dilantik Daryan sebagai Sekretaris, Syafil sebagai Bendahara, serta seluruh jajaran pengurus lainnya.

Foto bersama usai pelantikan BPC GAPENSI Kabupaten Mandailing Natal 2025-2030, Rabu (26/2/2025). (Foto: Dok/BPD GAPENSI Sumut)
Dalam sambutannya,
Sanggam SH Bakkara, menegaskan,
GAPENSI adalah organisasi pengusaha konstruksi tertua yang memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan masyarakat.
"Sebagai mitra kerja pemerintah, kami berharap
GAPENSI tetap satu tekad, satu suara dan satu tujuan dalam membangun Kabupaten Mandailing Natal," ujarnya.
Ia juga mengimbau para pengurus yang baru dilantik agar tidak khawatir dengan efisiensi anggaran.
"Jangan galau terhadap efisiensi anggaran. Sebaliknya, mari kita dukung dan tunggu kebijakan pemerintah," tambahnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua GAPENSI Sumut, Aswin Parinduri, mengatakan, pergantian pengurus merupakan bagian dari regenerasi organisasi.
"Saya yakin kepengurusan baru ini dapat membawa kemajuan signifikan bagi Kabupaten Mandailing Natal," katanya.
Bupati Mandailing Natal, HM Ja'far Sukhairi Nasution, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan selamat kepada Ahmad Budiman Borotan dan jajaran pengurus yang baru dilantik.
"Muscab V GAPENSI Madina telah melahirkan kepengurusan baru yang diharapkan mampu berkontribusi dalam menghasilkan karya-karya konstruksi yang berkualitas, berdaya saing dan berperan aktif dalam pembangunan Madina yang lebih maju sesuai semboyan Madina yang Madani," ujar Ja'far Sukhairi.