Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 24 Agustus 2026

Tidak Muncul di Pemutakhiran RK Pemerintah Pusat, Pengamat Kebijakan dan Anggaran Minta Pemko Tebingtinggi Berbenah Diri

Humala Siagian - Kamis, 30 Oktober 2025 11:21 WIB
1.014 view
Tidak Muncul di Pemutakhiran RK Pemerintah Pusat, Pengamat Kebijakan dan Anggaran Minta Pemko Tebingtinggi Berbenah Diri
Ist/SNN
Ratama Saragih SH

Selanjutnya Ratama Saragih mengatakan, bahwa ada Kawasan Pengembangan Industri Kuala Tanjung-Sei Mangke (Kab.Batu Bara, Simalungun), Kawasan Pariwisata Unggulan Danau Toba dan kawasan Perkotaan Balige, Destinasi Pariwisata Prioritas Danau Toba (Kabupaten Toba, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Dairi, Karo, Simalungun).

Kawasan Perkotaan Sibolga Pandan-Padang Sidempuan (Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Pedang Sidempuan), Kawasan Perkotaan Rantau Perapat (Kabupaten Labuhan Batu), Kawasan Perkotaan Kabanjahe (Kabupaten Karo).

Ada juga Kawasan Swasembada Pangan Sumatera Timur (Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, Medan), dimana Highlight Indikasi Intervensi oleh Pemerintah Pusat salah satunya Pengembangan Layanan Unggulan kesehatan ibu-anak, kanker, jantung, stroke dan sistem rujukan berbasis kompetensi RSUD.

Kawasan Swasembada Pangan dan Air Batang Angkola, Batang Gadis (Kabuputen Tapanuli Selatan, Mandailing Natal), Kawasan Afirmasi Kepulauan Nias (Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Gunung Sitoli), Kawasan Komoditas Unggulan Sawit, Karet, dan Kelapa (Kabupaten Asahan, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara), Kawasan Komoditas Unggulan Ekonomi Biru (Kabupaten Nias Utara, Kawasan Konservasi dan Rawan Bencana Gempa Bumi Sesar darat Propinsi Sumatera Utara.

Jika kita melihat data tampilan tabel Highlight Indikasi Intervensi oleh Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah dalam Lampiran I Perpres nomor 79 Tahun 2025 tesebut, maka dapat disimpulkan sementara bahwa Kota Tebingtinggi tak ada keistimewaan, keunggulan yang menjadi daya tarik Pemerintah Pusat sehingga kemudian Kota Lemang ini bisa mendapat dan masuk dalam Prioritas Intervensi Pemerintah Pusat dalam rangka Pemutakhiran Rencana Kerja Tahun 2025.

Ini menjadi peringatan keras kepada Jajaran Pemerintah Kota Tebingtinggi, untuk lebih berbenah diri lagi dalam semua aspek, bagian, bidang jika ingin dianggap punya keunggulan tersendiri oleh Pemerintah Pusat sehingga masuk dalam kategori Pembaharuan, Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah TA.2025 sehingga masyarakatnya bisa merasakan hasil Pembangunan (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemprovsu Kembali Gelontorkan 22 Ton Cabai Merah, Harga Mulai Turun di Pasaran
Harga Cabai Merah Sempat Tembus Rp100 Ribu di Langkat, Kini Turun Drastis
IHSG Menguat Tipis, Rupiah Tergelincir dan Emas Cetak Rekor Baru
Harga Cabai Tengah Bergejolak, Pedagang Besar Terancam Rugi
Harga Cabai Merah di Sumut Tembus Rp85 Ribu per Kilogram
Harga Cabai Merah Mahal,Petani Rencana Ganti ke Tanaman Bawang Merah
komentar
beritaTerbaru