Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Proyek Revitalisasi SD di Nisel Diduga Sarat Kejanggalan, Kepala Sekolah Enggan Berkomentar

Syahputra Nainggolan - Kamis, 06 November 2025 17:07 WIB
561 view
Proyek Revitalisasi SD di Nisel Diduga Sarat Kejanggalan, Kepala Sekolah Enggan Berkomentar
(Foto: harianSIB.com/Syahputra Nainggolan)
Plang proyek revitalisasi SD Negeri 071185 Lolowau, Nisel.

Nisel(harianSIB.com)

Proyek revitalisasi satuan pendidikan di SD Negeri 071185, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), senilai Rp2,27 miliar yang bersumber dari APBN Tahun 2025, diduga tidak dikerjakan sesuai standar dan menimbulkan sejumlah kejanggalan di lapangan.

Salah seorang warga, Endi, kepada harianSIB.com, Kamis (6/11/2025), mengungkapkan keprihatinannya terhadap pelaksanaan proyek yang menurutnya tidak memperhatikan kualitas konstruksi.

"Bangunan lama yang sudah tua justru ditimpa dengan bangunan baru. Bahkan, ada bagian balok sloof bangunan baru yang disambung langsung dengan pondasi lama. Ini sangat tidak lazim dan berisiko terhadap kekuatan bangunan," ungkap Endi.

Ia juga menyoroti kualitas bahan bangunan yang digunakan, terutama pada campuran pasir dan semen untuk pembuatan batako yang dilakukan secara manual di lokasi proyek.

Baca Juga:
"Campuran batako terlihat encer, dan sepertinya tidak sesuai takaran. Kami khawatir hasilnya tidak tahan lama," ujarnya.

Endi berharap pihak berwenang, terutama dinas pendidikan dan inspektorat, turun langsung melakukan pengawasan ketat agar proyek tersebut benar-benar bermanfaat bagi peserta didik, bukan sekadar menjadi ladang keuntungan bagi pihak tertentu.

"Proyek pendidikan seharusnya berorientasi pada mutu dan keselamatan anak-anak, bukan untuk mencari untung pribadi," tegasnya.

Tim harianSIB.com yang meninjau langsung ke lokasi pembangunan menemukan beberapa kegiatan konstruksi sedang berlangsung. Sejumlah pekerja tampak mengganti atap seng, kusen jendela, dan pintu pada gedung lama, serta melakukan pembangunan beberapa gedung baru. Namun, pekerja tampak enggan memberikan keterangan dan terlihat canggung saat dokumentasi diambil oleh wartawan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 071185, Yurilia Halawa, yang hendak dimintai konfirmasi, menolak memberikan keterangan. Awalnya, ia mengaku tidak berada di tempat, namun tak lama kemudian terlihat meninggalkan area sekolah. Beberapa guru di sekolah tersebut juga memilih bungkam ketika dikonfirmasi terkait pelaksanaan proyek.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan belum dapat dimintai tanggapan terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan proyek revitalisasi sekolah tersebut. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sat Reskrim Polres Samosir Tangkap Pelaku Curanmor di Nias Selatan
u201cMenjualu201d Nias Selatan
74 Personel Brimob P. Siantar Bantu Pengamanan Pilgubsu di Nias Selatan
Terbengkalai, Pemko Medan Diminta u201cBlacklistu201d Rekanan Proyek Revitalisasi Pasar Kampunglalang Rp 26 Miliar
Sudah Dua Tahun Dinas PU Pera Samosir Tidak Libatkan TP4D Dalam Pengawasan Proyek
Korban Bertambah, Wabah Rabies di Nias Selatan Belum Teratasi
komentar
beritaTerbaru