Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Maret 2026

Pemkab Tapanuli Selatan Harus Gerak Cepat Distribusikan Logistik Bagi Korban Bencana

Nimrot Siregar - Senin, 08 Desember 2025 16:49 WIB
458 view
Pemkab Tapanuli Selatan Harus Gerak Cepat Distribusikan Logistik Bagi Korban Bencana
Foto: Dok/Warga Siuhom
HANCUR ; Kondisi jalan hancur lebur akibat diterjang banjir di Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat. Hingga, Senin (8/12/2025) kondisi jalan desa masih rusak parah.

Tapanuli Selatan(harianSIB.com)

Ketua DPRD Tapanuli Selatan (Tapsel) H Rahmat Nasution menyoroti kinerja Pemkab Tapanuli Selatan yang terkesan lamban mendistribusikan logistik kepada para korban bencana banjir dan longsor Tapsel.

"Sudah banyak bantuan logistik yang disumbangkan para dermawan namun hanya bertumpuk di Posko tertentu dan belum disalurkan secara merata kepada warga, " ujar Rahmat Nasution kepada SNN, Senin (8/12/2025).

Disebutkannya, pemerintah daerah sebenarnya memiliki aparatur hingga ke tingkat desa yang bersentuhan dengan daerah bencana. Entah kenapa bantuan logistik tersebut bisa bertumpuk di posko kecamatan maupun desa.

Menurut politisi Golkar Tapsel ini, bahwa keluhan tersebut mereka tau karena disampaikan langsung oleh warga di beberapa desa yang mereka kunjungi.

Baca Juga:
H Rahmat Nasution beserta tim menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di beberapa desa seperti, di Kecamatan Angkola Selatan, Angkola Barat, Angkola Sangkunur dan Batang Toru.

Masih banyak warga yang mengungsi dan tinggal dalam tenda darurat. Warga makin kewalahan karena persediaan pangan terbatas.

Diharapkan agar Pemkab gerak cepat (Gercep) menyalurkan logistik kebutuhan hidup warga terdampak bencana agar mereka cepat pulih dari keterpurukan, ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Idham Halid kepada SNN mengatakan bahwa Posko Kabupaten sudah mendistribusikan logistik kepada Posko Kecamatan.

Harusnya pihak Kecamatan sesegera mungkin menyalurkan ke setiap desa yang terdampak.

"Jika pendistribusian logistik belum merata ke tingkat desa atau dusun, itu kemungkinan keterlambatan tingkat desa atau Kecamatan, " ujarnya.

Disebutkan, bahwa beberapa desa masih ada warganya tinggal di pengungsian di tenda darurat karena rumahnya ditutupi lumpur.

Ada juga warga desa seperti Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan terpaksa mengungsi dan tinggal di tenda darurat karena perkampungan mereka sebagian amblas.

Demikian juga warga Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat. Disebutkan, sebagian warga terpaksa mengungsi akibat amukan banjir bandang yang menerjang perkampungan itu sebelumnya.

Sementara itu beberapa hari terakhir, akses jalan dari Tapanuli Selatan- Tapanuli Tengah - Sibolga sudah terbuka melalui jalan alternatif. Sementara jalan utama belum bisa dilalui karena masih dalam tahap perbaikan.

Mengingat jalan alternatif tersebut agak sempit sementara kenderaan yang melintasi banyak sehingga kemacetan pun tidak terhindari. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Surabaya Jadi Pusat Logistik, Menhub akan Aktifkan Kapal RoRo
PT KAI Genjot Pendapatan Logistik Usai Pembatasan Truk ODOL
Asosiasi Logistik Sesalkan Integrasi Tol JORR Molor
Warga di Rinjani Terisolasi, TNI akan Kirim Logistik Lewat Udara
Tingkatkan Pelayanan Logistik, Pelindo 1 Kerjasama dengan Perusahaan Pelayaran
Rupiah Melemah, INSA Khawatir Biaya Logistik Bakal Membengkak
komentar
beritaTerbaru