Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 28 Mei 2026

Masak Besar di Tengah Bencana, Chef Bobon dan TNI Bantu Warga Adiankoting Taput

Anwar Lubis - Jumat, 12 Desember 2025 10:51 WIB
732 view
Masak Besar di Tengah Bencana, Chef Bobon dan TNI Bantu Warga Adiankoting Taput
Foto Dok/Facebok Kodam l/BB
Chef Bobon Santoso bersama personel Kodam I/BB dan warga setempat menyiapkan masakan dalam jumlah besar untuk korban longsor di kompleks Gereja HKBP Adiankoting, Taput, Selasa (9/12/2025).

Taput(harianSIB.com)

Di tengah tantangan akses jalan yang tertutup longsor, Chef Bobon Santoso bersama Satgas Penanggulangan Bencana (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan berhasil menggelar dapur umum untuk warga terdampak bencana di Desa Adiankoting, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Selasa (9/12/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di kompleks Gereja HKBP Adiankoting ini menjadi secercah harapan bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri pasca bencana longsor yang melanda kawasan tersebut.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, influencer sekaligus YouTuber Bobon Santoso menceritakan perjalanan penuh tantangan menuju lokasi bencana.

"Maafin ya kalau kedatangan kami sedikit terlambat dan singkat. Memang tidak mudah menuju lokasi terdampak dengan membawa peralatan masak berspesifikasi khusus, perlu penyusunan yang matang," tulis Bobon.

Baca Juga:

Setelah mendarat di Bandara Silangit pada pagi hari dan melakukan briefing dengan pihak Kodam I/Bukit Barisan, tim langsung bergerak menuju Kabupaten Taput.

Sepanjang perjalanan, pemandangan yang terlihat sangat memprihatinkan. Berbagai titik longsor dengan material yang sangat tebal menutupi jalan utama. Salah satu titik longsor terbesar memiliki ketebalan mencapai 5 meter dan terjadi di kedua sisi jalan.

"Begitu longsor di kedua sisi, akhirnya menutupi jalan dan ketebalannya sendiri mencapai 5 meter. Untuk proses pelancaran jalan ini membutuhkan waktu kurang lebih 4 sampai 5 hari," ungkap Bobon dalam video dokumentasinya.

Beberapa truk tampak tertimbun material longsor. Kondisi cuaca yang masih hujan deras juga meningkatkan risiko longsor susulan, membuat tim harus ekstra hati-hati.

Sejak pagi, personel Satgas Gulbencal Kodam I/BB bersama Yonif 122/TS dan Yon Zipur 1/DD telah menyiapkan berbagai sarana pendukung kegiatan. Mobil Reserve Osmosis (RO) disiagakan untuk menyediakan air bersih bagi warga, sementara Tim Kesehatan Kesdam I/BB membuka layanan pengobatan gratis.

Chef Bobon Santoso bersama timnya kemudian memulai proses memasak dalam porsi besar, dibantu unsur Kodim 0210/TU, staf Kodam I/BB, pengurus Persit serta masyarakat setempat.

Baca Juga:

Menu yang dihidangkan adalah ayam kecap yang langsung dibagikan kepada ribuan warga dan pengungsi terdampak bencana. Target Chef Bobon adalah memasak hingga 20.000 porsi untuk membantu masyarakat.

Warga korban longsor Taput menerima makanan hangat berupa ayam kecap dari kegiatan dapur umum yang digelar Satgas Gulbencal Kodam I/BB dan Chef Bobon Santoso di Desa Adiankoting, Selasa (9/12/2025). (Foto Dok/Facebok Bobon Santoso)

Baca Juga:

"Masak hari ini kita akan masak seribu porsi ayam kecap dan kita akan menikmati bersama. Tentunya ini kolaborasi kita dengan Kodam I/Bukit Barisan," kata Bobon.

Kehadiran tim gabungan ini disambut antusias oleh warga yang mengikuti kegiatan sejak pagi. Suasana haru dan kebersamaan terasa kental ketika makanan hangat dibagikan kepada para pengungsi.

Kepala Penerangan Kodam I/BB Kolonel Infanteri Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kodam I/BB untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

"Kegiatan masak besar ini merupakan wujud kepedulian bersama antara Kodam I/BB dan berbagai elemen, termasuk tim Chef Bobon Santoso, untuk membantu warga yang terdampak bencana," ujarnya.

Selain makanan hangat, warga juga menerima paket sembako dari berbagai pihak sebagai bentuk dukungan tambahan. Bantuan minuman bergizi dari Presiden Prabowo Subianto juga turut dibagikan.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari My Fun Action, Raja Mas Kartens, serta berbagai pengusaha dan brand yang turut berkontribusi.

Chef Bobon menyampaikan terima kasih khusus kepada Pangdam I/BB atas dukungannya.

"Terima kasih PangdamI BBatas dukungannya dalam misi ini. Terima kasih Bapak Pangdam yang telah men-support kami dan membuka akses untuk sampai ke titik-titik yang memang belum terjamah," ungkap Bobon.

Baca Juga:

Kegiatan masak besar ini juga menjadi bagian dari program trauma healing bagi masyarakat korban bencana alam, sebuah inisiatif yang didukung penuh oleh Pangdam I/BB.

"Kegiatan ini juga mendukung program dari Bapak Pangdam untuk memberikan trauma healing kepada masyarakat yang terdampak bencana alam," kata Bobon.

Dari 40 titik pengungsian yang teridentifikasi di sepanjang jalur bencana, saat ini masih ada 14 titik yang belum dapat diakses karena kondisi jalan yang masih tertutup longsor dan risiko longsor susulan.

Pihak TNI menyebutkan, bahwa tiga korban jiwa telah ditemukan dan diserahkan kepada keluarga. Evakuasi dan pembersihan jalur terus dilakukan secara bertahap.

Namun, pembagian logistik di beberapa titik sempat ditunda karena kondisi cuaca dan kekhawatiran longsor susulan.

"Tadi kita mau pembagian logistik karena sepanjang jalan ini banyak tenda pengungsian. Tapi karena hujan dan tadi disarankan juga area kita ini masih kurang safety dan takut ada longsor susulan. Makanya pembagian logistik kita tunda dulu," jelas Bobon.

Setelah menyelesaikan misi kemanusiaan di Tapanuli Utara, Chef Bobon Santoso berencana melanjutkan bantuan serupa ke Sumatera Barat dan Aceh yang juga terdampak bencana.

Baca Juga:

"Dari Sumut akan berlanjut ke Sumbar dan Aceh. Doain semoga kita bisa terus datang ke daerah yang membutuhkan bantuan kita, terutama daerah terdampak bencana alam," pungkas Bobon di akhir kegiatan (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Presiden Tiba di Kualanamu, Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
PTPN I Beri Bantuan Alat Medis, Obat-Obatan dan Logistik ke Aceh
Menteri ATR/BPN: Sertifikat Tanah Warga yang Hilang Akibat Banjir Akan Diterbitkan Gratis
OJK Beri Keringanan Kredit bagi Korban Banjir dan Longsor di Sumut, Sumbar, dan Aceh
Pemko Tanjungbalai Berangkatkan Tim Relawan Bantu Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Peduli Bencana, Penerbit Erlangga Pematangsiantar Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir dan Longsor di 4 Daerah
komentar
beritaTerbaru