Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Pemerhati Lingkungan Minta Bareskrim Selidiki Banjir Tapanuli Secara Menyeluruh

Rosianna Anugerah Hutabarat - Rabu, 17 Desember 2025 19:59 WIB
472 view
Pemerhati Lingkungan Minta Bareskrim Selidiki Banjir Tapanuli Secara Menyeluruh
Foto Dok/DT
Dzulfadli Tambunan, pemerhati lingkungan hidup

Dzulfadli menilai, lautan kayu yang terbawa arus sungai saat bencana sebagian besar berasal dari kawasan Harangan atau Hutan Tapanuli yang berada di bagian hulu ketiga desa tersebut. Sungai Muara Sibuntuon dan Sungai Sosopan, yang merupakan anak Sungai Garoga, disebut berhulu dari kawasan hutan tersebut.

"Pada saat banjir bandang, kedua sungai itu menghanyutkan puluhan ribu kubik kayu yang akhirnya mendarat di Desa Garoga dan wilayah sekitarnya," ujarnya.

Ia juga meminta penyidik Mabes Polri menelusuri kawasan hulu sungai, khususnya hulu Sungai Muara Sibuntuon yang berasal dari wilayah Tapanuli Utara, serta hulu Sungai Sosopan yang berasal dari Tapanuli Selatan.

"Silakan cek langsung ke lapangan. Masih banyak gelondongan kayu yang terdampar di sekitar aliran kedua sungai," imbuhnya.

Jurnalis media online nasional ini berharap penegakan hukum dilakukan berdasarkan fakta lapangan melalui investigasi yang komprehensif untuk memastikan asal muasal puluhan ribu kayu gelondongan tersebut.

Ia juga menyinggung adanya narasi yang dinilai dapat menyesatkan publik. "Sepertinya ada penggiringan opini yang mengarah pada pembodohan publik, yakni narasi chemtrail sebagai penyebab banjir bandang Garoga," ungkapnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sabrina Ajak Seluruh Masyarakat Bersama Lestarikan Lingkungan Hidup
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wali Kota Ajak Masyarakat Tebingtinggi Tidak Gunakan Kantongan Plastik
Bus Sekolah Dihantam Banjir Bandang di Yordania, 14 Orang Tewas
HKBP Distrik V Sumatera Timur Rayakan Pesta Puncak Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan Hidup
Gubsu Hadiri Tahlilan di Pengungsian, Doakan Korban Banjir Bandang Madina
Poldasu Kirim Sembako untuk Korban Banjir Bandang Madina
komentar
beritaTerbaru