Senggolan Kendaraan Picu Dugaan Pengancaman, Polisi Mediasi hingga Damai
Pematangsiantar(harianSIB.com)Personel Polsek Siantar Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pengancaman menggunakan senjata ta
Tebingtinggi(harianSIB.com)
Hasil pembangunan halaman Masjid Agung Kota Tebingtinggi yang memanfaatkan gedung eks Kejaksaan di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, menuai sorotan tajam.
Proyek bernilai miliaran rupiah tersebut dinilai amburadul dan tidak sesuai dengan rencana awal yang telah disetujui DPRD.
Hal itu terungkap saat Komisi III DPRD Kota Tebingtinggi melakukan kunjungan lapangan (sidak) ke lokasi proyek, Kamis (09/01/2026).
Sidak dipimpin Ketua Komisi III Andar Alatas Hutagalung bersama anggota Erwin Harahap, Ogamota Hulu, dan Malik Syahputra Purba, serta didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Baca Juga:Pantauan harianSIB.com di lokasi menunjukkan masih banyak pekerjaan yang belum tuntas.
Taman yang tercantum dalam gambar kontrak belum terealisasi, sejumlah besi di bagian atas kios terlihat berkarat, hasil pengecatan dan plesteran semen tidak rapi, serta pemasangan paving block yang mulai bergelombang.
Ketua Komisi III DPRD Tebingtinggi, Andar Alatas Hutagalung, mengaku terkejut melihat kondisi pembangunan yang jauh dari ekspektasi.
Ia menyebutkan, proyek yang awalnya disetujui DPRD sebagai pembangunan halaman Masjid Agung lengkap dengan fasilitas manasik haji senilai Rp2,2 miliar, justru berubah fungsi menjadi deretan kios dan tenant pedagang. Sementara total anggaran yang terserap disebut mencapai sekitar Rp2,7 miliar.
"Saya sangat terkejut melihat kenyataan di lapangan. Dalam rapat DPRD disepakati pembangunan halaman masjid dengan fasilitas manasik haji, tetapi yang terbangun justru kios dan tenant pedagang," tegas Andar.
Ia juga menyoroti pelaksanaan pekerjaan yang diduga tidak sesuai jadwal kontrak. Dalam dokumen kontrak disebutkan pekerjaan harus rampung pada 20 Desember 2025 dan pembayaran dilakukan pada 24 Desember 2025.
Namun, saat anggota DPRD melakukan kunjungan pada 28 Desember 2025, proyek masih dalam tahap pengerjaan.
"Ini jelas menjadi tanda tanya besar. Dari sisi waktu saja sudah bermasalah, ditambah kualitas pekerjaan yang sangat kurang baik," ujarnya.
Andar menambahkan, kondisi besi-besi kios yang sudah berkarat sangat disayangkan, apalagi letaknya tidak berada di area yang langsung terkena hujan.
Menurutnya, hal itu menunjukkan lemahnya kualitas material maupun pengerjaan proyek.
Atas temuan tersebut, Komisi III DPRD Kota Tebingtinggi berencana melaporkan hasil sidak kepada Ketua DPRD dan meminta digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan.
Selain itu, DPRD juga akan mendorong agar proyek ini diaudit oleh aparat penegak hukum, baik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Kejaksaan.
"Kami akan meminta pemeriksaan menyeluruh oleh BPK dan Kejaksaan. Uang rakyat tidak boleh terbuang sia-sia dengan hasil pekerjaan seperti ini," tegas Andar. (*)
Pematangsiantar(harianSIB.com)Personel Polsek Siantar Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pengancaman menggunakan senjata ta
Sibuhuan(harianSIB.com)Sebuah truk Mitsubishi Fuso 220 PS BK 8322 CM bermuatan tiang listrik terbalik di bahu Jalan Lintas Sumatera (Jalinsu
Medan(harianSIB.com)Kenaikan harga LPG nonsubsidi mulai memicu kekhawatiran serius di Sumut, karena bagi kalangan anggota DPRD Sumut kondi
Medan(harianSIB.com)PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam memperkuat ekosistem tr
Taput(harianSIB.com)Meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam stabilitas dunia mendapat respon
Jakarta(harianSIB.com)Persoalan status tanah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang hingga kini belum selesai mendapat sorotan dari Wakil
Jakarta(harianSIB.com)Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap keterlibatan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga I
Medan(harianSIB.com)Aksi pencurian sepeda motor terjadi di tengah suasana halalbihalal, di Jalan Tangguk Bongkar 10, Kelurahan Tegal Sari Ma
(harianSIB.com)Otonomi daerah berada pada posisi kunci dalam sistem pemerintahan Indonesia kontemporer. Desentralisasi menghadirkan kewenang
Kutacane(harianSIB.com)Kasdim 0108/Aceh Tenggara Mayor Inf Ronny Mahendra mengajak masyarakat mewaspadai maraknya disinformasi, fitnah, dan
Tapteng(harianSIB.com)Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tapanuli Tengah menggencarkan foging atau pengasapan insektisida/pestisida membunuh
Pematangsiantar(harianSIB.com)PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Negara Indonesia (BNI) angkat bicara terkait aksi demonstrasi