Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Jalanan di Tapteng Lengang Akibat Kelangkaan BBM

Rosianna Anugerah Hutabarat - Minggu, 01 Februari 2026 21:26 WIB
515 view
Jalanan di Tapteng Lengang Akibat Kelangkaan BBM
Foto: harianSIB.com/Rosianna Anugerah Hutabarat
Jalan Padangsidimpuan Tano Ponggol Sarudik lengang dan sepi, Minggu (1/2/2026).

Tapteng (harianSIB.com)

Pemandangan tak biasa terlihat di sepanjang jalan lintas Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (1/2/2026).

Biasanya jalanan ini dipadati aktivitas pengangkutan umum. Namun kini, hamparan aspal ini terlihat lengang dan sepi.

Mobil pribadi jarang melintas, angkutan umum seperti angkot maupun becak yang biasanya ramai hilur mudik mencari sewa, kini hampir tak terlihat.

Salah satu pengemudi angkot, L. Sinaga mengaku, setengah hari waktunya habis terbuang untuk mengantre BBM di SPBU, bahkan tidak jarang pulang tangan kosong karena stok sudah habis sebelum giliran mereka tiba.

Baca Juga:
"Minyak sulit, bagaimana mau cari sewa. Jika pun dapat minyak kami sudah merugi karena harus menutupi setoran dan uang makan," lirihnya.

Salah satu warga, Arif mengaku selain sulit mendapatkan angkot, tak jarang penumpang diturunkan di tengah perjalanan lantaran BBM habis.

"Tadi sempat berjalan kaki sejauh satu kilometer hingga ke tujuan, becak pun tidak kelihatan," ungkapnya.

Arif berharap, pemerintah setempat ikut mendesak Pertamina memberikan solusi cepat atas kondisi kelangkaan BBM yang telah berlangsung sekira dua pekan terakhir.

"Pak bupati, katanya BBM baru lancar akhir pekan, lalu bagaimana kami harus menunggu. Kami butuh bekerja agar keluarga kami dapat melanjutkan hidup," pungkasnya. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penyaluran BBM Diperkirakan Normal Mulai Akhir Pekan Ini
Abang Becak Desak PT Pertamina Serius Tangani Kelangkaan BBM
Sopir Angkot Keluhkan Kelangkaan Pertalite di Tapanuli Tengah
Komitmen ESG Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih Tiga IGA 2026 Berpredikat Platinum
PGN Pastikan Penyaluran Gas Aman Selama Nataru 2025–2026
Terungkap di Sidang Tipikor: Pertamina Bayar Sewa Terminal BBM Merak Rp 2,9 Triliun
komentar
beritaTerbaru