Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Jembatan Gantung Muara Sibuntuon Rampung, Buka Akses Desa Sibio-bio

Rosianna Anugerah Hutabarat - Senin, 09 Februari 2026 21:02 WIB
123 view
Jembatan Gantung Muara Sibuntuon Rampung, Buka Akses Desa Sibio-bio
Foto: ist
Potret jembatan gantung atau rambin Muara Sibuntuon dilalui petani durian, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah.

Tapteng(harianSIB.com)

Keganasan banjir bandang dan longsor menjadi alasan pembangunan jembatan gantung di wilayah terdampak amukan dari bencana ekologis di Tapanuli Tengah.

Rampungnya jembatan gantung atau Rambin, di Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun, membuka keterisoliran Desa Sibio-bio dan Desa Simanosor menuju daerah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Jembatan ini dibangun yang dibangun oleh para relawan dari kelompok Tapteng Bangkit, Karang Taruna, Arei Peduli, 4x4 Perwira AAU'98, IOF dan Yayasan Semangat Jiwa Indonesia (SEJIWA).

Di tengah keterpurukan mental para penyitas, kolaborasi kelompok relawan tersebut hadir menyemangati dengan hati meski turut menjadi korban kebrutalan bencana.

Baca Juga:
"Pengerjaan pembangunan jembatan rambin ini, dimulai tanggal 14 hingga 22 Desember 2025," ungka Putra Riady selaku koordinator kelompok relawan muda, di Pandan, Senin (9/2/2026)

Jembatan Gantung Muara Sibuntuon, sepanjang 50 meter, merupakan salah satu bukti fisik dari sekian banyak pergabdian kelompok relawan sebagai upaya proses pemulihan.

Jembatan yang diklaim pertama kali dibangun, di Tapteng bahkan Sumatera, pascabanjir bandang dan longsor melanda.

"Jembatan ini, menggunakan bahan kayu dari bekas bencana yg ada, dengan melibatkan warga dalam pembuatan nya," kata Ketua Relawan Tapteng Bangkit, Timbul Panggabean.

"Ini, menjadi jembatan pertama dibangun dengan semangat gotong-royong, pasca bencana tahun lalu," lanjutnya.

Timbul menyebut jembatan gantung Muara Sibuntuon, menjadi simbol kebersamaan dan semangat untuk "Tapteng Bangkit Lebih Cepat dan Pulih Lebih Kuat".

Konstruksi yang tidak sekedar sebagai fasilitas perlintasan, tapi juga melambangkan titian harapan menuju Tapteng lebih baik.

"Niat kami (relawan) hanya agar warga bisa merasakan dampak positif dari apa yg kami perbuat. Karena, mereka tidak sendirian menghadapi situasi yang tidak pernah mereka inginkan," katanya.

Timbul berharap, hal-hal baik seperti ini, akan terus berlanjut bahu membahu bersama pemerintah daerah, hingga Tapteng kembali pulih sepenuhnya. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DJP Sumut I Kukuhkan 286 Relawan Pajak untuk Negeri Tahun 2026
Relawan AQL Laznas Peduli Muliakan Ratusan Al-Qur’an Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang
Dukung Penanganan Bencana di Sumatera, PINTU Bagikan Starlink untuk Konektivitas Darurat
Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh
Yayasan TurunTangan Distribusikan Logistik Korban Bencana Tapteng
Danantara Indonesia dan BP BUMN Kerahkan 1.000 Lebih Relawan dan 100 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Penanganan Bencana Sumatra
komentar
beritaTerbaru