Beberapa alat pendukung lain juga diserahkan, yakni Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kayu pallet, sirine alarm emergency, papan informasi, kotak penyimpanan APD, label, tempat sampah plastik iutdoor 100 lbs, dan drum.
"TPS yang kami bangun telah sesuai dengan standard Permenkes No. 7 Tahun 2019 Nomor 18 Tahun 2020. Total keseluruhan bantuan untuk kedua Puskesmas senilai Rp130.564.000. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik guna menunjang pelayanan kesehatan modern untuk warga Tapsel," tutur Masdar.
Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dr. Sri Khairunnisa menjelaskan TPS tersebut nantinya akan digunakan untuk mengumpulkan, memilah, dan menyimpan limbah infeksius/B3 sebelum diangkut pihak ketiga.
"TPS ini berfungsi sebagai tahap transisi dalam pengelolaan limbah, dimana limbah dikumpulkan, disortir, dan dipersiapkan untuk proses selanjutnya," jelas Sri.
Limbah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) berbeda dari limbah-limbah instansi lain. Limbah fasilitas kesehatan perlu penanganan khusus untuk mencegah penularan penyakit infeksius, melindungi petugas kesehatan, pasien, dan pengunjung, serta mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah berbahaya (B3).
Kadinkes Tapsel ini juga mengucapkan terima kasih kepada Agincourt Resources atas kontribusinya terhadap kesehatan masyarakat maupun sarana penunjang pelayanan.