Drama Kolosal Via Dolorosa RNPB HKBP Parbubu Pukau Ratusan Jemaat di Siatas Barita
Taput (harianSIB.com)Ratusan umat Kristiani terpaku dalam hening. Mata mereka tertuju pada sebuah prosesi panjang yang bergerak perlahan di
Sergai (harianSIB.com)
Prasasti berbahasa Tionghoa di Kelenteng Guang Fu Gong, Desa Pantaicermin Kiri, Kecamatan Pantaicermin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) mencatat perjalanan sejarah sejak awal berdiri hingga perkembangan di era modern.
Tertulis dalam prasasti itu rentang masa pemerintahan sejumlah kaisar Dinasti Qing, mulai dari Kaisar Jiaqing (1796–1820) hingga Xuantong atau Puyi (1909–1911).
Selain itu, tercatat periode Republik Tiongkok (1912–1948) dan Republik Rakyat Tiongkok sejak 1949 sampai sekarang.
Anggota DPRD Sergai Fraksi Golkar, Meriyanto, yang juga warga keturunan Tionghoa, mengatakan vihara tersebut dikenal sebagai Vihara Kuan Im yang telah lama berdiri dan memiliki nilai sejarah bagi masyarakat.
Baca Juga:Ia menjelaskan, berdasarkan isi prasasti, kelenteng awalnya hanya berupa bangunan kecil.
"Pada tahun 1900 atau era Guangxu ke-26, murid-murid dari Guangdong dan Fujian melakukan renovasi dan perluasan dengan menambah patung dewa atau Buddha, hiolo, meja altar, serta perlengkapan ibadah lainnya," ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).
Kemudian, pada tahun 1901, seorang donatur bermarga Lin membawa lonceng dan genderang besar dari luar negeri. Saat itu kelenteng dipimpin rohaniawan Shi Ming Dashi. Prasasti juga mencatat sumbangan papan kaligrafi dari para dermawan.
Selain mencatat renovasi awal abad ke-20, prasasti tersebut juga memuat pembangunan di era modern, antara lain renovasi pendopo depan tahun 1975, perbaikan area luar dan pemasangan lampu tahun 1984, renovasi lantai tahun 1992, pembangunan Tian Gong Ting tahun 1994, pagoda dan pagar tahun 1996.
"Serta perluasan bangunan pada 2009–2010, termasuk pembangunan kuil Qing Long Bai Hu Gong, Wu Zu Miao, dan Datuk Kong," ungkapnya
Ia menambahkan, di bagian akhir, prasasti berisi pesan agar umat dan masyarakat menjaga serta merawat kelenteng sebagai aset bersama dan melanjutkan jasa para pendahulu. (*)
Taput (harianSIB.com)Ratusan umat Kristiani terpaku dalam hening. Mata mereka tertuju pada sebuah prosesi panjang yang bergerak perlahan di
Tripoli (harianSIB.com)Sebanyak tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) kembali terluka akibat ada
Tanjungbalai (harianSIB.com)Tim gabungan TNI AL yang terdiri dari, Satgas Trisula 26 H Pusintelal, Satgas Ops Intelmar Mantra Sakti 26 Koarm
Simalungun (harianSIB.com)Seorang terduga pengedar sabu ditangkap polisi di Kampung Dalam, Kecamatan Tanahjawa, Kabupaten Simalungun. Pria p
Jakarta(harianSIB.com)Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan udara yang dilaporkan dilakukan Amerika Serik
Tanjungbalai (harianSIB.com)Guna menjamin keamanan dan kekhusyukan umat Kristen dalam menjalankan ibadah memperingati Wafatnya Yesus Kristus
Pematangsiantar (harianSIB.com)Kepala Satuan Binmas Polres Pematangsiantar, AKP Maxi J. Manurung, turun langsung ke lapangan melakukan patro
Simalungun (harianSIB.com)SMAN 1 Panombean Panei Kabupaten Simalungun menggelar Pelepasan Siswa Kelas XII dan Pentas Seni secara sederhana,
Langkat (harianSIB.com)Tim Satgas Garuda Penertiban Kawasan Hutan ( Satgas PKH) melakukan penumbangan pohon kelapa sawit ilegal di kawasan h
Batubara (harianSIB.com)Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batubara menggelar kegiatan patroli sekaligus aksi sosial dengan membagikan se
Medan (harianSIB.com)Perayaan Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) di GKPS Sidorame, Resort Medan Timur di Jalan Pelita 1 Medan, berlangsung penuh
Tapteng (harianSIB.com)Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat (3/4/2026) sejak pukul 17.00 WIB, menyebabkan K