Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Februari 2026

Akibat Listrik Padam di Labusel Selama 4 Jam, Warga Terpaksa Sahur Gelap-gelapan

Rudi Afandi Simbolon - Kamis, 26 Februari 2026 18:16 WIB
124 view
Akibat Listrik Padam di Labusel Selama 4 Jam, Warga Terpaksa Sahur Gelap-gelapan
Foto: Dok
Seorang warga di Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang, Kab. Labusel, terpaksa menggunakan penerangan senter saat hendak mempersiapkan sahur pada hari ke delalan Ramadan, Kamis (26/2/2026), akibat pemadaman listrik lebih dari empat jam.

Kotapinang(harianSIB.com)

Akibat aliran listrik padam kurang lebih selama 4 jam, Sejumlah warga di Kabupaten Labusel, terpaksa sahur menggunakan penerangan seadanya pada hari ke delapan Ramadan 1447 H, atau Kamis (26/2/2026).

PLN mengkonfirmasi, pemadaman listrik ini disebabkan Gardu Induk (GI) 2 di Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, meledak karena tersambar petir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemadaman terjadi, sekira pukul 00.05 WIB, usai hujan disertai kilatan petir dan angin kencang melanda. Hingga pukul 05.00 WIB, listrik di sebagian wilayah masih belum menyala.

"Untunglah tadi malam sudah sempat memasak nasi. Terpaksalah saat memasak ikan dan sayur serta sahur dengan penerangan seadanya, menggunakan senter," kata warga Kelurahan Kotapinang Isabella (42).

Baca Juga:
Parahnya beberapa warga terpaksa sahur di rumah yang bergenang air, karena hujan deras menyebabkan pemukiman mereka kebanjiran

"Selain diwarani listrik padam, kami bersama keluarga terpaksa sahur dirumah yang tergenang air, "kata Ermaida yang juga warga Kelurahan Kotapinang.

Ia tidak menduga pemadaman terjadi hingga berjam-jam. Padahal kata dia, sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari pihak PT PLN Rayon Kotapinang terkait rencana pemadaman.

"Saat ini untuk memasak banyak warga mengandalkan listrik, sehingga pemadaman tanpa pemberitahuan seperti ini sangat meresahkan," katanya.

Pemadaman listrik di bulan Ramadan ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, pada hari pertama Ramadan, atau Kamis 19 Februari lalu, pemadaman listrik saat jam berbuaka puasa dirasakan warga Afdeling C Aek Raso, Desa Aek Raso, Kecamatan Torgamba.

"Pas mau berbuka puasa, eh listrik padam. Nggak tahu apa penyebabnya, padahal cuaca cerah nggak hujan," kata Edi (35) warga setempat.

Sementara itu, Manajer PT PLN (Persero) Rayon Kotapinang, Andi Situmeang yang dikonfirmasi membenarkan terjadinya pemadaman listrik di seluruh wilayah Kabupaten Labusel. Menurutnya, peristiwa ini disebabkan trafo daya di Gardu Induk (GI) 2 Asam Jawa mengalami ledakan akibat tersambar petir saat terjadi hujan deras disertai angin kencang, pada Rabu malam hingga Kamis dini hari.

Dia mengatakan, saat ini petugas masih melakukan penanganan terhadap kerusakan tersebut. Meski demikian kata dia, saat ini kondisi listilrik di wilayah kerja PT PLN (Persero) Rayon Kotapinang sudah menyala.

"Saat ini kondisi listrik sudah tidak masalah," katanya. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jaga Warung, Misman Tewas Tersambar Petir di Perbaungan
Tidak Diizinkan Masuk Lokasi Perayaan HUT Kabupaten Labusel, Warga Bersitegang dengan Satpol PP
Di Usia ke-10 Kabupaten Labusel, Kotapinang Masih Karut Marut
TKI Asal Aceh Dikabarkan Tewas Tersambar Petir di Malaysia
240 Rumah Tersapu Puting Beliung di Serang, 1 Tewas Tersambar Petir
2017, Kabupaten Labusel Terima Dana Desa Rp106 Miliar
komentar
beritaTerbaru