Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 27 Februari 2026

Pemulihan Bencana di Tiga Provinsi Ditargetkan Selesai Tahun 2029

Rosianna Anugerah Hutabarat - Kamis, 26 Februari 2026 21:12 WIB
167 view
Pemulihan Bencana di Tiga Provinsi Ditargetkan Selesai Tahun 2029
Foto: harianSIB.com / Rosianna Anugerah Hutabarat
Menteri PU Dody Hanggodo (tengah) saat diwawancarai awak media di Kelurahan Hutanabolon, Tapteng, Kamis (26/2/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan pemulihan wilayah terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh dapat diselesaikan pada tahun 2029 mendatang.

"Kalau hitungan kami di tiga provinsi selesai dalam 3-4 tahun," ucapnya saat mengunjungi lokasi terdampak parah di Tukka, Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (26/2/2026).

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, didampingi Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.

Menteri PU mengungkapkan, pihaknya akan mengerjakan normalisasi sungai dimulai dari hulu di semua sungai besar yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Baca Juga:
Dalam kesempatan ini, Dody meninjau kondisi tanggul sementara di Kelurahan Hutanabolon yang rusak karena tidak kuat menahan debit air dan material kayu yang terbawa banjir berulang yang terjadi pada 11 Februari 2026 lalu.

Kementerian PU akan mempercepat pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka, untuk meminimalisasi banjir dari Sungai Aek Sigalagala dan Aek Harse yang ada di wilayah tersebut.

"Tapi khusus Kecamatan Tukka, Tapteng, terutama yang di sini, saya minta 2026 selesai," ujarnya.

Diterangkan, rehabilitasi hulu sungai mulai dikerjakan mengingat lereng-lereng gunung yang telah gundul guna mengantisipasi banjir susulan apabila intensitas hujan tinggi.

"Untuk pekerjaan fisik akan dimulai minggu depan," tegas Menteri PU.

Kendati demikian, lanjutnya, untuk penanganan di kecamatan lainnya yang ada di Tapteng, tetap dikerjakan.

"Jadi tim memang terbagi, yang utama memang di sini (Tukka). Tapi di tempat lain kita kerja di beberapa sungai lain. Cuma fokus utama untuk Sumatera Utara, Tapteng, terutama di sini, karena di sini hujan sedikit langsung banjir," ucapnya.

Untuk pelebaran dan kedalaman tanggul, Kementerian PU telah merancang membuat desain untuk bisa menampung debit air dari hulu dengan kedalaman tanggul 3 meter dan lebar 50 meter.

Sabodam DAS Aek Tukka / Pandan yang direncanakan dibangun antara lain Sabodam Kelurahan Bona Lumban bentang 50 meter, tinggi 4 meter, volume tampungan 47 ribu meter kubik. Sabodam Kelurahan Hutanabolon bentang 50 meter, tinggi 6 meter, volume tampungan 38 ribu meter kubik.

Selanjutnya, Sabodam Aek Sigala-gala bentang 15 meter, tinggi 5 meter, volume tampungan 20 ribu meter kubik. Sabodam Kelurahan Tukka bentang 50 meter, tinggi 3 meter, volume tampungan 100 ribu meter kubik. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jembatan Gantung Muara Sibuntuon Rampung, Buka Akses Desa Sibio-bio
Plt Kadis PUPR Tapteng Sampaikan Progres Perbaikan Infrastruktur Pasca Bencana
Pj Gubernur Hassanudin Terima Pengurus Kadin, Syamsuddin Waruwu dan Josua Pangaribuan Lapor Kondisi Insfrastruktur di Sumut
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Karo Dirangkai Peletakan Batu Pertama Rehabilitasi Masjid Jami
Jokowi Minta Para Menteri Siapkan Jurus Baru Kerek Investasi
komentar
beritaTerbaru