Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

PT Dairi Prima Mineral Luncurkan Program Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Kakao, Durian dan Kopi

Donna Hutagalung - Minggu, 26 April 2026 10:05 WIB
157 view
PT Dairi Prima Mineral Luncurkan Program Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Kakao, Durian dan Kopi
Foto: Dok/PT DPM
Sejumlah petani penerima manfaat program penguatan ekonomi lokal PT Dairi Prima Mineral memperlihatkan bantuan pupuk yang mereka terima.

Dairi(harianSIB.com)

PT Dairi Prima Mineral meluncurkan program Penguatan Ekonomi Lokal sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah lingkar operasionalnya di Kabupaten Dairi.

Program ini difokuskan pada penguatan budidaya kakao dan durian serta hilirisasi kopi berkelanjutan, dengan sasaran utama wilayah Sidikalang dan sekitarnya yang dikenal sebagai sentra produksi kopi Robusta berkualitas tinggi, serta memiliki potensi pada komoditas kakao dan durian.

Chief Legal & External PT Dairi Prima Mineral, Radianto Airfin, mengatakan program ini dirancang sebagai inisiatif terintegrasi untuk mengoptimalkan potensi agribisnis unggulan daerah. Implementasi program akan dilakukan di desa-desa sekitar tambang, serta terbuka untuk desa lain yang memiliki potensi serupa di Kabupaten Dairi.

Baca Juga:

"Sekitar 47 orang penerima manfaat pada tahap awal ini terdiri dari petani kopi, kakao, durian, serta kelompok pengembangan produk turunan kopi. Mereka dipilih dari 200 peserta program tahun 2025 berdasarkan komitmen yang telah ditunjukkan," ujar Radianto, sebagaimana siaran pers yang diterima harianSIB.com, Sabtu (25/4/2026).

Program ini, katanya, mengusung pendekatan end-to-end, mulai dari sektor hulu hingga hilir. Pada sektor hulu, dilakukan optimalisasi produktivitas dan kualitas melalui penerapan Good Agricultural Practices (GAP).

Sementara pada sektor hilir, lanjutnya, difokuskan pada peningkatan nilai tambah melalui pengolahan pascapanen dan pengembangan produk turunan. Selain itu, program ini juga menekankan diversifikasi komoditas untuk memperkuat ketahanan ekonomi petani serta penguatan akses pasar melalui pengembangan ekosistem pemasaran yang terintegrasi dengan rantai pasok nasional dan premium.

Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah desa, kelompok tani, serta mitra ahli. Dalam implementasinya, para petani mendapatkan pelatihan intensif terkait budidaya kopi, kakao dan durian, termasuk pengendalian hama.

"Perusahaan juga memberikan dukungan sarana produksi seperti pupuk khusus dan vitamin tanaman untuk meningkatkan hasil pertanian," katanya.

Radianto berharap program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan dampak positif bagi petani. Menurutnya, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:

"Program ini juga membuktikan bahwa sektor pertanian dan pertambangan dapat tumbuh berdampingan dan sama-sama memberikan manfaat ekonomi," katanya.

Dalam jangka pendek, program ini ditargetkan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan rumah tangga petani, serta mendorong transformasi petani menjadi pelaku usaha agribisnis yang lebih profesional.

Sementara dalam jangka panjang, program ini diharapkan mampu mendorong transformasi ekonomi regional berbasis agribisnis berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan tingkat kemiskinan, serta mengurangi ketergantungan terhadap sektor ekstraktif.

Program ini juga ditargetkan dapat memperkuat daya saing wilayah sebagai pusat agribisnis unggulan serta meningkatkan reputasi daerah sebagai destinasi investasi berbasis komoditas premium.

Program Penguatan Ekonomi Lokal tersebut selaras dengan Kepmen ESDM Nomor 1824 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta Tujuan 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. (*)

Baca Juga:

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Natal Pemkab Dairi Disesuaikan dengan FDT
Amblas Jalan Nasional Sidikalang Doloksanggul Nyaris Putus
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
Polres Dairi Amankan Oknum Polisi Pakpak Bharat
FPRB Desa Dairi Dibekali untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana
Pengumuman Peserta yang Lulus Ujian CAT CPNS di Dairi Dilakukan Panselnas SSCN
komentar
beritaTerbaru