Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 Juli 2026

Longsor di Jalinsum Tarutung–Sipirok Seret Pikap ke Jurang, 3 Orang Tewas

Bongsu Batara Sitompul - Rabu, 06 Mei 2026 11:10 WIB
476 view
Longsor di Jalinsum Tarutung–Sipirok Seret Pikap ke Jurang, 3 Orang Tewas
Foto: Dok/BPBD Taput
Petugas kepolisian bersama BPBD Taput dibantu masyarakat mengevakuasi korban dari dalam jurang.

Tapanuli Utara(harianSIB.com)

Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tarutung–Sipirok, tepatnya di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (5/5/2026) sore, mengakibatkan satu unit mobil pikap terseret ke dalam jurang. Kendaraan tersebut kini telah berhasil diidentifikasi petugas gabungan.

Proses identifikasi dilakukan personel kepolisian, TNI, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara. Mobil yang tertimbun longsor diketahui merupakan pikap jenis Isuzu Traga yang mengangkut sayur mayur dari arah Tarutung menuju Kabupaten Tapanuli Selatan.

Plt Kepala BPBD Tapanuli Utara, Binhot Aritonang, menjelaskan, kendaraan tersebut membawa tiga orang. Sopir berhasil selamat meski mengalami luka-luka, sementara dua penumpang lainnya terseret bersama kendaraan ke dalam jurang.

"Penumpang berjumlah tiga orang, satu sopir dan dua penumpang. Sopir selamat, namun dua penumpang ikut terseret longsor bersama mobil," ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:
Selain itu, seorang pelajar yang tengah dalam perjalanan pulang ke rumah di Kecamatan Simangumban, juga menjadi korban. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor bersama temannya. Namun nahas, ia terseret longsor ke jurang, sementara temannya berhasil selamat.

Petugas gabungan dari Polres Taput, Kodim 0210/TU, BPBD, serta warga setempat melakukan evakuasi sejak malam hingga Rabu subuh. Proses evakuasi berlangsung sulit karena medan yang curam dan posisi kendaraan berada di dalam jurang, sementara korban pelajar tertimbun material longsor.

Korban selamat diketahui bernama Fazar Amri (34), warga Janji Manahan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Sementara tiga korban meninggal dunia berhasil dievakuasi, yakni pasangan suami istri Boy Candra Nasution (43) dan Masnibah Hasibuan (38), warga Desa Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu. Keduanya ditemukan dalam kondisi terjepit di dalam mobil.

Satu korban lainnya adalah pelajar bernama Dava Siagian (15), warga Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, yang terseret longsor saat melintas di lokasi kejadian.

Seluruh jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Tarutung sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Binhot menambahkan, bencana longsor tersebut tidak berdampak pada permukiman warga, namun material tanah dan kayu menutup badan jalan Jalinsum, menyebabkan arus lalu lintas sempat lumpuh total.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, alat berat milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta PT Nusantara Hidrotama dikerahkan ke lokasi guna membersihkan material longsor. Saat ini, arus lalu lintas sudah mulai kembali normal dengan sistem buka-tutup. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Longsor di Pahae Julu Taput, Mobil Terjun ke Sungai, Dua Penumpang Hilang
Longsor Jalinsum Sosopan-Sibuhuan Ditangani, Jalan Sudah Bisa Dilalui
Bupati Humbahas Salurkan Santunan Korban Bencana di Pakkat
DPRD Sumut Desak Perbaikan Jalan Madina Dipercepat, Kondisi “Hancur Lebur”
Data Sementara, 196 Rumah Warga Terdampak Bencana Banjir di Kecamatan Simangumban dan 15 Ha Areal Persawahan Gagal Panen ‎
Longsor Tutup Jalinsum di Simangumban Taput
komentar
beritaTerbaru