Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 Juli 2026

PLN UID Sumut Kerahkan 100 Personel Perkuat Keandalan Listrik di Padangsidimpuan

Leo Bastari Bukit - Rabu, 15 Juli 2026 21:10 WIB
145 view
PLN UID Sumut Kerahkan 100 Personel Perkuat Keandalan Listrik di Padangsidimpuan
Foto: Dok/PLN Sumut
APEL: Tampak seluruh personel yang turut berpartisipasi sedang mengikuti Apel Bakti PDKB di Alaman Bolak Kota Padangsidimpuan, Selasa (14/7/2026).

"Keandalan listrik bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menjadi fondasi bagi keberlangsungan pelayanan publik, kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan produktivitas masyarakat. Melalui Bakti PDKB TM, pemeliharaan jaringan dapat dilakukan tanpa menghentikan pasokan listrik sehingga aktivitas pelanggan tetap berjalan," ujarnya.

Ia menjelaskan, PDKB merupakan metode pemeliharaan jaringan listrik saat jaringan masih dalam kondisi bertegangan. Pekerjaan tersebut hanya dapat dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi dan sertifikasi khusus dengan dukungan peralatan berstandar serta penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat.

Dengan metode tersebut, PLN dapat melakukan pemeliharaan, perbaikan, maupun penggantian komponen jaringan tanpa melakukan pemadaman. Langkah ini dinilai efektif untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik.

Sementara, Rahmat Marzuki Nasution mengapresiasi dipilihnya Kota Padangsidimpuan sebagai lokasi pelaksanaan Bakti PDKB TM dan Pemeliharaan Gabungan PLN UID Sumut.

"Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Pasokan listrik yang andal sangat penting dalam mendukung pelayanan publik, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kota Padangsidimpuan siap terus bersinergi dengan PLN demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selama empat hari pelaksanaan kegiatan, tim gabungan melakukan inspeksi jaringan tegangan menengah, menangani titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan, serta memperkuat konstruksi jaringan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip zero accident, kepatuhan terhadap prosedur kerja, dan penggunaan alat pelindung diri secara lengkap.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru