Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 Juli 2026

Pemko Tanjungbalai Peringati Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak

Pahala Sinaga - Jumat, 24 Juli 2026 06:15 WIB
230 view
Pemko Tanjungbalai Peringati Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak
Foto: harianSIB.com/Dok Kominfo
Sekretaris Daerah Tanjungbalai Nurmalini Marpaung berfoto bersama para pelajar usai memimpin upacara peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis (23/7/2026).

Tanjungbalai(harianSIB.com)

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menggelar upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kota Tanjungbalai di halaman Kantor Wali Kota, Kamis (23/7/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" sebagai penguatan komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Tanjungbalai Nurmalini Marpaung dan dihadiri para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, aparatur sipil negara (ASN), PPPK, kepala lingkungan, serta para pelajar.

Pada kesempatan tersebut, Nurmalini Marpaung membacakan amanat tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi. Dalam amanat itu ditegaskan bahwa tema Hari Anak Nasional tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi merupakan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, harus dihormati, serta berhak didengar pendapatnya.

"Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya," kata Nurmalini membacakan sambutan Menteri PPPA.

Baca Juga:
Ia mengatakan, Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengampanyekan pemenuhan hak anak, mulai dari hak hidup, tumbuh dan berkembang, berpartisipasi, hingga memperoleh perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Menurutnya, perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah.

Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya memastikan anak-anak terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, pekerja anak, maupun ancaman yang muncul di ruang digital. Anak-anak juga didorong berani menyampaikan pendapat serta berpartisipasi menciptakan lingkungan yang aman sesuai usia dan kapasitasnya.

"Bangun masa depan mengandung pesan bahwa investasi terbaik bangsa bukan semata-mata pembangunan infrastruktur, melainkan pada setiap anak Indonesia. Ketika seluruh pihak bersatu melindungi anak dan memastikan hak-haknya terpenuhi, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi masa depan bangsa yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan," ujar Nurmalini.

Ia menambahkan, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini juga melibatkan anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk anak yang memerlukan perlindungan khusus. Pemerintah berharap momentum tersebut semakin memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak dan perlindungan anak di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

"Semua ini bukan sekadar kampanye, tetapi gerakan bersama yang menghidupkan semangat gotong royong agar perlindungan anak menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tutupnya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sipropam Polres Tanjungbalai Cek Kelayakan dan Penyimpanan Senpi
Lima Wajib Pajak Tanjungbalai Terima Hadiah Gebyar Pajak Sumut 2026
Final Piala Dunia 2026, Kajari Tanjungbalai Pilih Argentina Angkat Trofi
Dua Pengedar Sabu Ditangkap Saat Transaksi di Teluk Nibung
Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara Hadirkan Layanan Keimigrasian
Pastikan Stok Aman, Polsek Sei Tualang Raso Pantau SPBU
komentar
beritaTerbaru