Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Kabut Asap Mulai Selimuti Daerah Toba, Pemkab Keluarkan Surat Edaran

Eduwart MT Sinaga - Senin, 07 September 2026 19:06 WIB
774 view
Kabut Asap Mulai Selimuti Daerah Toba, Pemkab Keluarkan Surat Edaran
Foto SNN/Eduwart MT Sinaga
Kabut Asap Mulai Selimuti Daerah Toba. Senin (7/9/2026) terlibat kabut asap mulai tebal.

Toba(harianSIB.com)

Kabut asap kembali menyelimuti daerah Kabupaten Toba untuk 2 hari terakhir ini.

Berdasarkan pantauan wartawan hari Senin (7/9/2026), kabut asap ini sudah semakin tebal dan jarak pandang mulai berkurang.

Akibat kabut asap ini, daerah Pulau Samosir yang biasanya terlihat dengan jelas dari daerah Balige, sudah tidak terlihat lagi.

Demikian halnya dengan perairan Danau Toba yang dulunya jika dipandang lebih jauh terlihat indah, kini sudah tertutupi kabut asap.

Untuk sumber asap sendiri sepertinya kabut asap ini merupakan kiriman dari daerah lain. Karena sejauh ini, untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutlan) di daerah Toba, belum ada terpantau.

Terkait kondisi ini sendiri, Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Kesehatan Toba telah menerbitkan surat edaran tentang kesiapsiagaan dan perlindungan kesehatan masyarakat terhadap dampak erupsi dan sebaran vulkanik Gunung Sinabung.

Surat edaran ini sendiri diterbitkan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor KL.01.02/A/17765/2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Demikian juga halnya melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga juga sudah mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada seluruh satuan pendidikan untuk melakukan langkah pencegahan terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan murid, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Surat edaran tersebut diterbitkan menyikapi kondisi kabut asap yang semakin tebal menyelimuti sejumlah kawasan di Kabupaten Toba. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi untuk mencegah potensi gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru