Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Dorong Pisang Kepok Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi, Bupati Nias Bagikan Bantuan ke Petani

Normalius Gori - Kamis, 10 September 2026 20:27 WIB
68 view
Dorong Pisang Kepok Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi, Bupati Nias Bagikan Bantuan ke Petani
Foto: Dok/Nias.Kab.go.id
DIKUTIP : Bupati Nias, Yaatulo Gulo (Dua Kanan), serahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok petani, Kamis (10/9/2026).

Nias(harianSIB.com)

Bupati Nias Yaatulo Gulo membuka pelatihan UMKM sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan dan mesin pengolahan kepada pelaku usaha dan kelompok tani penerima manfaat Program Kemitraan dan CSR PT Bank Sumut Tahun Anggaran 2025, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias itu diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah pisang kepok Nias atau "Gae Siata" menjadi produk dengan nilai tambah lebih tinggi. Pisang yang selama ini banyak dijual dalam bentuk segar didorong untuk diolah menjadi tepung dan keripik.

Melalui program CSR, PT Bank Sumut memberikan bantuan sarana produksi kepada lima UMKM, berupa mesin vacuum frying, mesin perajang pisang, continuous band sealer dan plastik kemasan.

Baca Juga:
Bantuan diterima Usaha Indah Sari, Usaha Mbak Sri, UD Aden, UD Ziakhi dan UMKM Family Gel yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nias.

Selain itu, melalui Program Kemitraan, PT Bank Sumut memberikan bantuan peralatan, mesin serta pelatihan pengolahan tepung pisang kepada Kelompok Tani Hasaradodo, Desa Hilibadalu, Kecamatan Sogaeadu.

Bantuan tersebut meliputi mesin perajang, dua oven pengering, disk mill listrik, mesin ayakan tepung stainless, mesin pengemas otomatis dan plastik kemasan.

Yaatulo mengapresiasi dukungan PT Bank Sumut dan berharap kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha terus diperluas. Menurutnya, bantuan tersebut harus dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan untuk meningkatkan produksi, kualitas produk, pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.

"Bantuan ini harus dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas produk, pendapatan masyarakat serta kesejahteraan pelaku UMKM," ujar Yaatulo.

Yaatulo mengatakan pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan teknologi, diversifikasi produk, pemasaran hingga akses permodalan.

Karena itu, ia meminta penerima manfaat tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga menjaga kualitas, kebersihan, keamanan pangan, kemasan serta memanfaatkan media sosial, marketplace dan WhatsApp untuk memperluas pasar.

"Bantuan ini merupakan stimulan. Keberhasilan pengembangan usaha sangat bergantung pada kemauan, komitmen dan kesungguhan para pelaku UMKM," tegasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah memberikan pendampingan berkelanjutan, termasuk terkait kualitas produk, pemasaran, pembiayaan, jaringan pasar dan perizinan.

Kegiatan ditandai penyerahan simbolis dana CSR PT Bank Sumut kepada Pemkab Nias serta peralatan dan mesin pengolahan kepada penerima manfaat.

Turut hadir Wakil Bupati Nias, jajaran pejabat Pemkab Nias, Pimpinan Cabang PT Bank Sumut Gunungsitoli, Pimpinan Rumah BUMN Gunungsitoli, pelaku usaha dan kelompok penerima manfaat.(*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPRD Sebut Kinerja 37 Persen, Bupati Nias Barat Tunggu Penilaian Kemenpan
Penugasan Dokter Obgin Melanggar Azas Kamanusiaan, PB POGI Datangi Bupati Nias
Korupsi, Mantan Bupati Nias Dituntut 8 Tahun Penjara
POGI Tenggat Bupati Nias Kembalikan dr Fatolosa ke RSUD, Jika Tidak Seluruh Dokter Spesialis Ditarik
Kejari Gunungsitoli Cari Dua Lagi Tersangka Korupsi Pembangunan Kantor Bupati Nias Utara
Peringati HUT ke-18, Wakil Bupati Nias Imbau DWP Tetap Menjaga Kekompakan
komentar
beritaTerbaru