Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 26 September 2026

PLN Selesaikan Recovery SUTT 150 kV Arun-Bireuen Pascabencana

Leo Bastari Bukit - Kamis, 24 September 2026 21:02 WIB
326 view
PLN Selesaikan Recovery SUTT 150 kV Arun-Bireuen Pascabencana
Foto Dok/PLN SBU
PEMULIHAN: PLN UIP SBU menyelesaikan pemulihan (recovery) SUTT 150 kV Arun-Bireuen yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh. Proses pemulihan jaringan transmisi tersebut rampung pada 18 September 2026.

"Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan memperhatikan standar teknis, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kebutuhan keandalan sistem," ujar Bondan.

Ia menambahkan, pemulihan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan jaringan transmisi setelah bencana sekaligus meningkatkan kemampuan penyaluran sistem.

"Dengan selesainya pekerjaan recovery ini, kapasitas penyaluran transmisi SUTT 150 kV Arun-Bireuen meningkat dari 200 MW menjadi 300 MW. Kami terus memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar yang ditetapkan sehingga infrastruktur yang dipulihkan dapat mendukung keandalan sistem dalam jangka panjang," katanya.

Apresiasi terhadap penyelesaian pemulihan jaringan juga disampaikan warga sekitar lokasi proyek, Amir Syafrudin. Ia menilai keberadaan infrastruktur kelistrikan yang kembali berfungsi dengan baik memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Sebagai warga yang tinggal di sekitar lokasi, kami mengapresiasi PLN yang telah menyelesaikan pemulihan jaringan ini. Kami berharap dengan selesainya pekerjaan ini, kondisi kelistrikan di wilayah kami semakin andal sehingga aktivitas masyarakat, usaha dan kebutuhan sehari-hari dapat berjalan dengan lebih baik," ujar Amir.

Ia juga mengapresiasi koordinasi PLN dan tim dengan masyarakat selama proses pekerjaan berlangsung.

Dengan selesainya recovery SUTT 150 kV Arun-Bireuen, PLN terus memperkuat infrastruktur transmisi guna mendukung keandalan sistem kelistrikan Aceh dan Sumut serta memastikan penyaluran tenaga listrik berlangsung aman, andal, dan berkelanjutan. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru