Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 15 Oktober 2026

Kabut Asap Selimuti Perairan Sergai, Nelayan Tanjungberingin Tak Berani Melaut

Muhammad Arif Hidayatullah - Kamis, 15 Oktober 2026 13:20 WIB
118 view
Kabut Asap Selimuti Perairan Sergai, Nelayan Tanjungberingin Tak Berani Melaut
Foto: Dok/ Warga
KABUT ASAP: Kabut asap menyelimuti perairan Sergai menyebabkan sejumlah nelayan tidak berani melaut, Kamis (15/10/2026).

Sergai(harianSIB.com)

Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), selama dua hari terakhir. Kondisi tersebut membuat sebagian nelayan di Kecamatan Tanjungberingin memilih membatasi aktivitas melaut, terutama ke wilayah perairan yang jauh dari pesisir, Kamis (15/10/2026).

Informasi dihimpun, kabut asap terlihat menyelimuti kawasan pesisir Desa Bagankuala, Kecamatan Tanjungberingin dan menyebabkan jarak pandang di perairan tersebut.

Kepala Desa Bagankuala, Safri, mengatakan kondisi kabut asap tersebut cukup mengganggu aktivitas nelayan. Sebagian nelayan memilih tidak melaut jauh karena khawatir dengan keselamatan saat berada di tengah perairan.

"Sebagian nelayan tidak berani beraktivitas jauh berlayar karena kabut asap yang menyelimuti kawasan ini," ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga:
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Sergai, AKP Bram Candra Sihombing mengatakan, jarak pandang di perairan Kuala Bedagai saat ini diperkirakan hanya 500 meter.

Menurutnya, kondisi jarak pandang yang terbatas membuat sebagian nelayan di Kecamatan Tanjungberingin memilih tidak melaut atau membatasi aktivitas mereka," ungkapnya

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SAR Sibolga Evakuasi Jenazah Nelayan Tenggelam di Pantai Kalangan
BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi di Tapteng-Sibolga
Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan dari Hulu hingga Hilir
Diduga Tersengat Listrik Saat Cek Baterai Kapal, Nelayan di Sergai Meninggal Dunia
Hunian Nelayan di Bantaran Sungai, Pantailabu akan Direlokasi Tanpa Dipungut Biaya
Ebenejer Sitorus: Kelangkaan Biosolar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Sumut
komentar
beritaTerbaru