Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Pasokan Semen Langka Hingga Harga Melonjak, Ini Tanggapan Kabid Disperindag Gunungsitoli

Normalius Gori - Kamis, 29 Oktober 2026 06:00 WIB
150 view
Pasokan Semen Langka Hingga Harga Melonjak, Ini Tanggapan Kabid Disperindag Gunungsitoli
Foto: harianSIB.com/Normalius Gori
Karnius Zalukhu

Gunungsitoli(harianSIB.com)

Kelangkaan semen disertai kenaikan harga di Kota Gunungsitoli dilaporkan terjadi sejak sekitar satu bulan terakhir. Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli menyebut keterbatasan produksi dan gangguan distribusi menjadi faktor penyebab kondisi tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan, Karnius Zalukhu, yang dikonfirmasi di Kantor Dinas Perdagangan, Rabu (28/10/2026), mengatakan, berdasarkan survei kepada distributor, kelangkaan semen tidak hanya terjadi di Gunungsitoli, tetapi juga dilaporkan melanda sejumlah wilayah di daratan Sumatera.

Menurut Karnius, salah satu penyebab terbatasnya pasokan adalah pemeliharaan mesin produksi di pabrik semen.

"PT Indo Semen rupanya ada satu mesin produksi semen yang sedang maintenance yang bisa membutuhkan waktu hingga satu bulan. Namun, saya dengar kemarin, mesin itu sudah beroperasi kembali," ujarnya.

Baca Juga:

Ia mengakui, pihaknya masih kesulitan berkoordinasi langsung dengan pihak pabrik untuk memastikan penyebab kelangkaan secara menyeluruh. Meski demikian, Dinas Perdagangan Gunungsitoli telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Utara guna memperoleh informasi terkait kondisi produksi dan distribusi semen.

Selain kendala produksi, distribusi semen ke Kepulauan Nias disebut menghadapi antrean kapal. Karnius mengatakan, berdasarkan manifest pengiriman yang diperoleh pihaknya, jumlah semen yang masuk melalui Pelabuhan Gunungsitoli masih sangat minim.

Terkait kenaikan harga, Karnius menjelaskan semen termasuk barang penting yang tidak memiliki harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Masalahnya semen ini termasuk barang penting, tidak ada harga HET, sehingga kita tidak bisa mengontrol harga," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah dapat menindaklanjuti laporan mengenai pengusaha yang menjual semen dengan harga tidak wajar. Pihaknya akan memanggil dan memberikan teguran kepada pengusaha apabila ditemukan persoalan yang perlu ditindaklanjuti, serta mempertimbangkan langkah terkait perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua DPC Pemuda Peduli Nias (PPN) Kota Gunungsitoli, Nota Ziliwu, mendorong pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap ketersediaan dan harga semen. Ia meminta pemerintah menelusuri kewajaran harga, memastikan kelancaran pasokan, serta mengambil langkah konkret sesuai kewenangan agar kelangkaan tidak semakin membebani masyarakat dan meningkatkan biaya pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias.(*)

Baca Juga:

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Berusia 10 Bulan, Jalan Kota Gunungsitoli Berbiaya Rp 6,3 Miliar Rusak
Pastikan Data Pemilu Pilgubsu di Kota Gunungsitoli, KPU Gelar Gerakan Coklit
DPD-DPC Partai Nasdem Kota Gunungsitoli Serahkan Berkas
Wali Kota Gunungsitoli Kukuhkan Tim Pelaksana Pesta Yaahowu di Kepulauan Nias
Poles Wajah Kota Gunungsitoli, Aturan Lalulintas Ditetapkan
Wali Kota Buka Rapat Publik Ranpeda Pengelolaan Dana Bergulir di Kota Gunungsitoli
komentar
beritaTerbaru