Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Ketua Umum MUI Sumut Kukuhkan Pengurus MUI Simalungun

Bambang J Sitanggang - Sabtu, 31 Oktober 2026 15:43 WIB
151 view
Ketua Umum MUI Sumut Kukuhkan Pengurus MUI Simalungun
Foto: Dok/Diskominfo
Ketua Umum MUI Sumut Dr H Maratua Simanjuntak menyerahkan pataka kepada Ketua MUI Simalungun H Ikhwanuddin Nasution.

Simalungun(harianSIB.com)

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesian (MUI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Dr H Maratua Simanjuntak, mengukuhkan pengurus MUI Kabupaten Simalungun masa khidmat 2026-2031 di Gedung MUI Simalungun, Jalan Asahan, Sabtu (31/10/2026).

Ketua Panitia, Yardi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.

Yardi mengatakan, pengurus MUI Simalungun dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Utara Nomor Kep‑073/DP‑P II/IX/2026. Dalam struktur kepengurusan tersebut, H Ikhwanuddin Nasution dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi tiga Wakil Ketua Umum yaitu H. Chairul Anwar, H Tugio, dan Buya Erawadi.

Sedangkan Sekretaris Umum ditunjuk H Riswansyah Hasibuan, didampingi sebelas sekretaris bidang, serta Bendahara Umum dipercayakan kepada H Nursamsi Adnan dibantu H Girun dan H Ibnu Habibi Lubis.

Baca Juga:
Kepengurusan dilengkapi dengan berbagai komisi yang dikukuhkan berdasarkan SK DP MUI Simalungun Nomor Kep‑003/MUI‑Sim/IX/2026, meliputi Komisi Fatwa, Komisi Dakwah, Komisi Ukhuwah Islamiyah, Komisi Pendidikan dan Pesantren, Komisi Pengkajian dan Penelitian, Komisi Pemberdayaan Ekonomi, Komisi Hukum dan Hak Asasi Manusia, Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga, Komisi Informasi, Komunikasi dan Digitalisasi, Komisi Kerukunan Antar‑Umat Beragama, serta Komisi Sosial dan Penanggulangan Bencana.

Maratua Simanjuntak mengatakan, kepengurusan MUI adalah amanah besar bagi kalangan ulama untuk mengabdikan ilmu, tenaga dan pikiran demi kemajuan umat.

Ia mengingatkan agar pengurus senantiasa menjaga masjid sebagai lambang keislaman, menjaga kerukunan umat beragama, serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar masalah keagamaan di wilayah dapat ditangani secara terarah.

"MUI bukan semata‑mata bergantung pada pemerintah, melainkan harus hadir menjadi payung bagi umat. Mari kita salurkan ilmu dan fikiran untuk kemajuan umat Islam di Simalungun," katanya.

Sementara itu, Ketua MUI Simalungun, H Ikhwanuddin Nasution, mengatakan, pengukuhan ini merupakan amanah sekaligus amal jariyah. Ia mengajak seluruh pengurus untuk tidak terfokus pada jabatan, melainkan berorientasi pada ridha Allah SWT.

"Tema kita adalah Sinergi Ulama dan Umaroh dalam Mewujudkan Simalungun yang Maju, Harmonis dan Berakhlak. MUI harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan ketenangan, membangun kerukunan, serta bersinergi dengan pemerintah daerah," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, menyampaikan peran ulama sangat strategis dalam menjaga moral dan akhlak masyarakat.

Dengan jumlah penduduk Kabupaten Simalungun yang hampir mencapai satu juta jiwa, diperlukan sinergi kuat antara MUI dan Pemkab Simalungun untuk mewujudkan Habonaron Do Bona.

"Mari kita tidak mempermasalahkan perbedaan, melainkan bersatu untuk membangun Simalungun. MUI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan dan kemajuan daerah," katanya.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Gelar Turnamen Sepakbola Piala Kapolres Simalungun
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
Anggota DPR RI Martin Hutabarat Komit Perjuangkan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Lurah di Kabupaten Simalungun Diharapkan Prioritaskan Pembangunan Jaling
Sekda Simalungun Buka Bursa Inovasi Desa
35 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XX di Simalungun
komentar
beritaTerbaru