Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Puluhan Hektare Sawah di Pinang Mancung Tebingtinggi Diserang Hama “Ganjur”

* Petani minta Petugas PHP Turun ke Lapangan
- Rabu, 05 Maret 2014 11:16 WIB
848 view
Puluhan Hektare Sawah di Pinang Mancung Tebingtinggi Diserang Hama “Ganjur”
SIB/Humala Siagian
TUNJUK: Ketua Kelompok Tani Bersama, Kelurahan Pinang Mancung, didampingi Ogamota Hulu SH menyaksikan sawah yang diserang hama ganjur, Selasa (4/3).
Tebingtinggi (SIB)- Puluhan hektare sawah di Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi diserang hama “ganjur”. Kelompok tani minta petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) turun langsung ke lapangan mencek tanaman petani serta merekomendasikan pestisida yang digunakan untuk membunuh hama tersebut.

“Sekarang ini daun padi kita di sawah kena penyakit daunnya menguning seperti daun ‘bawang’  hal itu terjadi karena diserang hama ganjur, jika hal ini tidak cepat diatasi maka dimungkinkan akan terjadi gagal panen,” ujar Sugiono Ketua Kelompok Tani Bersama, Kelurahan Pinang Mancung kepada SIB, Selasa (4/3/2014).

Menurut Sugiono, sekarang ini mereka kebingungan bagaimana cara mengatasi serangan hama tersebut sebab mereka tidak tau jenis pestisida apa yang cocok untuk hama itu. “Dari sekitar 100 Ha sawah yang ada di tempat kita, yang sudah diserang hama ganjur kalau saya tidak salah sudah 50 hektar,” ujar Sugiono.

Untuk itu Sugiono meminta petugas PHP agar turun langsung ke lapangan untuk mencek langsung apa penyakit yang menyerang tanaman petani. Namanya pengamat hama dan penyakit, kalau tidak turun ke lapangan apa yang mau diamati,” ujarnya sembari mengatakan sebaiknya mereka rutin turun ke lapangan kalau bisa sekali seminggu baru melakukan pengamatan.

“Kalau tim PHP turun langsung ke lapangan kan mereka bisa langsung merekomendasikan pestisida apa yang harus disemprotkan ke padi tersebut, kita jadi tidak meraba-raba,” ujarnya dan dibenarkan Tukiran.

Ogamota Hulu SH, yang juga ikut ke lapangan melihat kondisi padi petani meminta agar Dinas Pertanian Tebingtinggi sebaiknya turun tangan ke lapangan untuk  membantu para petani. “Kita tahu sebagian dari petani kita ini masih banyak yang buta akan penyakit yang menyerang tanaman. Agar kerugian mereka tidak semakin besar sebaiknya kita minta dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertanian turun langsung ke lapangan untuk memantau langsung keluhan dari masyarakat,” ujar Ogamota, aktivis peduli petani. (C16/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru