Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Warga Kelurahan Kampung Lama Besitang Keluhkan Air Sungai Tercemar Limbah PKS

- Jumat, 07 Maret 2014 11:52 WIB
2.507 view
 Warga Kelurahan Kampung Lama Besitang Keluhkan Air Sungai Tercemar Limbah PKS
SIB/Ist/ r
TERCEMAR : Kondisi air sungai tercemar limbah diduga berasal dari salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kawasan Kelurahan Kampunglama, Kecamatan Besitang. Rabu (5/3).
Besitang (SIB)- Sejumlah warga Lingkungan IV, Kelurahan Kampunglama, Kecamatan Besitang, Langkat mengaku tidak dapat lagi memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci pakaian karena kondisi air sudah tercemar limbah diduga berasal dari salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di daerah itu.

Pantauan SIB di lapangan, Rabu (5/3/2014), air sungai  berwarna coklat kehitaman  tidak seperti sebelumnya bening. Air sungai berubah warna  diduga akibat terkontaminasi limbah. Kondisi ini sangat meresahkan warga yang umumnya mengandalkan air sungai untuk berbagai kebutuhan hidup sehari-hari.

Mantan kepala Lingkungan IV Syahrul, kepada wartawan  mengatakan, sebanyak kurang lebih 270 kepala keluarga (KK)  di lingkungan ini mengalami kesulitan air bersih sejak sungai mengalami pencemaran yang cukup parah.

“Kalau dahulunya masyarakat di wilayah kedatukan memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan memasak. Tapi, kini, masayarakat terpaksa harus mengeluarkan uang  untuk membeli air bersih,” terangnya.

Sementara itu, Abdul Rahman Lubis, beserta sejumlah masyarakat lainnya  menyampaikan, dahulu air sungai dapat digunakan  untuk mengambil wuduk. Tapi kini, tingkat kebersihan air sangat diragukan dan sudah tak dapat digunakan untuk berwuduk.

Warga mengakui, kontribusi perusahaan ini kepada masyarakat ada walau pun jumlahnya tak seberapa. Tapi, apa yang diberikan untuk masyarakat dirasakan tidak sebanding dengan dampak tercemarnya lingkungan aliran sungai Besitang.

Masyarakat meminta  pemerintah segera turun ke lokasi meninjau kondisi air sungai yang diduga terkontaminasi air limbah. Juga melakukan penelitian terhadap Amdal PKS. “Kami minta UU tentang Lingkungan Hidup benar-benar ditegakkan,” pinta sejumlah warga. (B3/ r)



Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru