Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Ratusan Mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Kunjungan ke Samosir

* Mahasiswa Harapkan Perbaikan Jalan Menuju Objek Wisata
- Selasa, 11 Agustus 2015 20:27 WIB
479 view
Ratusan Mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Kunjungan ke Samosir
SIB/Marihot Simbolon
Ratusan mahasiswa Unita antusias mengikuti seminar di Hall Hotel Sitiotio Hotspring Pangururan, Sabtu malam (8/9).
Samosir (SIB)- Sebanyak 220 mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (Unita) dari Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen edukasi wisata ke Samosir, Sabtu-Minggu (8-9/8) tepatnya di lokasi wisata Hotspring (Aek Rangat) Kelurahan Siogungogung Pangururan.

Rombongan dipimpin Dekan Joan Berlin Damanik SSi MM didampingi sejumlah dosen melaksanakan seminar di Hall Hotel Sitiotio, Sabtu (8/8) malam dimulai pukul 20.00 - 22.30 WIB.

Juan Berlin Damanik dalam arahannya mengajak seluruh mahasiswa siap menghadapi tantangan besar dan harus belajar merubah pola pikir demi kemajuan misalnya, meningkatkan pelayanan, perbuatan dan lainya terhadap orang lain demi meningkatkan pola pikir yang positif.

Kadis Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Samosir Drs Ombang Siboro MSi dalam paparannya menjelaskan pariwisata adalah aktifitas dari satu tempat ketempat lain dengan suka rela atau yang disebut dengan traveling.

Objek wisata tergantung kepada alam daerahnya. Seperti Kabupaten Samosir sebagai daerah tujuan wisata memiliki banyak lokasi objek wisata yang didukung keindahan alam Danau Toba dan panorama yang indah termasuk adanya danau di atas Danau Toba. Selain itu Samosir juga kaya dengan situs budaya bersejarah di antaranya Batu Kursi di Siallagan, Makam Raja Sidabutar di Tomok, Perkampungan Siraja Batak di Sianjur Mulamula yang diyakini sebagai daerah asal mula orang Batak dan juga masih ada jelajah alam yaitu Pantai Pasir Putih dan Pantai Indah Situngkir di Kecamatan Pangururan. Kedalaman air Danau Toba di kedua lokasi ini hanya sekitar satu meter hingga jarak 20 -30 meter ke arah Danau. “Untuk Kabupaten Samosir sudah memiliki calender of event dan tanggal yang sudah ditentukan tidak dapat dirubah rubah.

“Saat ini Kabupàten Samosir sebagi daerah tujuan wisata “negeri indah kepingan surga” didukung kelengkapan  kuliner dengan masakan khas Batak yang nasional, jadi tidak perlu lagi ragu kalau mau berkunjung ke Samosir, “ajak Ombang disambut tepuk tangan para mahasiswa. Di akhir sambutannya, Ombang menegaskan siap menjalin hubungan dengan Unita khususnya di bidang kepariwisataan.

Sementara Kadis Koperindag Hotraja Sitanggang ST, MM memaparkan Geopark Kaldera Toba yang saat ini ramai diperbincangkan, karena tim UNESCO baru turun survey ke titik lokasi kaldera yang ada di kawasan Kabupaten Samosir.

Dijelaskan, Geopark Kaldera Toba sangat mendukung Kabupaten Samosir sebagai daerah tujuan wisata tahun 2025. Salah satu daya tarik wisata adalah Pulau Samosir dan Danau Toba sebagai letusan Gunung Toba  yang lebarnya sekira 27 km dengan luas sekira 87 km dan yang terdalam 508 meter.

Jadi wilayah Kabupaten Samosir sebagai daerah tujuan wisata adalah super vulkano dari letusan Gunung Toba sekira 74 ribu tahun silam.

Untuk para pelaku wisata yang berkunjung ke Samosir dapat membawa oleh-oleh berupa ulos Batak, ukir-ukiran benda bersejarah dan lainya.

PERBAIKAN JALAN

Dalam sesi tanya jawab walau sudah menjelang tengah malam para mahasiswa tetap antusias dan melemparkan berbagi pertanyaan. Para mahasiswa meminta Pemkab Samosir memperbaiki infrastruktur menuju objek objek wisata.

Pada hari Minggu (9/8) seluruh mahasiswa mengikuti ibadah di gereja HKBP Bolon Pangururan dan gereja Katolik Lumban Lintong. (F05/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru