Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Untuk Kurangi Tingkat Polusi, BLH Provsu dan GarHi Tanam Pohon di Asahan

- Rabu, 12 Maret 2014 15:48 WIB
1.158 view
Untuk Kurangi Tingkat Polusi, BLH Provsu dan GarHi Tanam Pohon di Asahan
SIB/Mangihut Simamora
dr Indra Utama mewakili Kaban Lingkungan Hidup Provsu menyerahkan tong sampah kepada Ketua GarHi Sumut M Zaqwan Taufik, untuk selenjutnya diserahkan ke Kasek SMKN 1 Kisaran Drs Edu Butar-Butar, Senin (10/3/2014).
Kisaran (SIB)- Untuk membantu mengurangi tingginya tingkat polusi, SMK Negeri 1 Kisaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah digagas oleh GarHi Sumatera Utara. Ratusan pohon seperti mahoni, durian, mangga, rambutan, jambon ditanam pada lubang yang telah digali masing-masing oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Provsu diwakili dr Indra Utama, Herlis SPd Kabid Pendidikan Menengah mewakili Disdik Asahan, mewakili Dandim 0208, Ketua Garuda Hijau Indonesia (GarHi) Sumut M Zaqwan Taufik, Kakan Lingkungan Hidup Asahan Bambang Hadi Suprapto, Kasek SMKN 1 Kisaran Drs Edu Butar-Butar MSi, para Kasek program binaan sekolah Adiwiyata, Senin (10/3/2014).

Ketua GarHi Sumut M Zaqwan Taufik dalam laporannya mengatakan, kegiatan menanam pohon dimulai November 2010, kemudian pada tahun 2012 memperoleh dukungan Gubsu untuk melakukan penanaman pohon di kecamatan-kecamatan. Sedangkan di 2014 GarHi melaksanakan kegiatan menanam pohon di sepanjang pantai timur Sumatera Utara.

Drs Edu Butar-Butar Kasek SMKN 1 Kisaran sebagai tuan rumah dalam sambutannya menyebutkan dasar membuat acara ini adalah visi Pemkab Asahan terwujudnya Asahan Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri sesuai visi SMKN 1 Kisaran Sekolah Unggul Berwawasan Lingkungan, dicintai masyarakat dengan tamatan siap pakai. Kegiatan ini juga mensosialisasikan MoU kerjasama GarHi Sumut bertujuan agar semua sekolah berkomitmen mencintai lingkungan sekolah.

Mewakili Kaban Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara dr Indra utama menerangkan bahwa sekolah Adiwiyata adalah bagian dari pendidikan lingkungan hidup dengan cara merobah gaya hidup. Manfaat Adiwiyata berpengaruh lebih besar terhadap individu secara pasti membawa paradigma baru.
“Kegiatan hari ini harus dibarengi komitmen tinggi hingga pohon hijau tumbuh besar. Hal ini karena, oksigen yang dihasilkan satu pohon hijau setara kebutuhan oksigen 2 orang,” ujarnya sembari mengucapkan terima kasih kepada GarHi Sumut dan Kasek SMKN 1 Kisaran atas adanya kegiatan menanam pohon di hutan sekolah.

Kakan Lingkungan Hidup Asahan Bambang Hadi Suprapto saat menyebutkan pekerjaan di lingkungan hidup seperti kerja karena lupa waktu. Semua dikerjakan sesuai hati nurani untuk melindungi bumi.

“Saya contohkan kegiatan hari ini, pohon ditanam sekarang bukan kita nantinya yang menikmati,” katanya.

Oleh karena itu, harap Bambang, mari sama-sama membangun komitmen tidak hanya meraih Adiwiyata, namun bagaimana membangun karakter para murid agar mencintai lingkungan sehingga kawasan lingkungan hidup tertata dengan baik.

(MS/BR4/d)

Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 12 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru