Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Belasan Hektar Kebun Kakao dan Karet Milik Warga Agara Terbakar

- Kamis, 13 Maret 2014 15:22 WIB
331 view
Belasan Hektar Kebun Kakao dan Karet Milik Warga Agara Terbakar
Kutacane (SIB)- Sedikitnya  belasan hektar kebun kakao dan karet   di  Gunug Biak Mentelang  Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara)  musnah terbakar diduga karena  disengaja  OTK.

Peristiwa  ini terjadinya  sejak Sabtu  (10/3) malam sekitar pukul 11.30 WIB hingga  Selasa (11/3)  kobaran api belum bisa dipadamkan oleh  warga  dari berbagai desa di Aceh Tenggara secara bergotong royong, Kobaran api tersebut terus menjalar ke kebun warga lainnya.

Seperti  yang disampaikan salah seorang  petani  kakao, Daerah (45)  Warga Desa Kuta Batu  Kecamatan Lawe Alas,  belasan hektar kebun kakao dan  kebun karet  milik warga  dari berbagai desa  dalam Kabupaten Aceh Tenggara  ini  terbakar   habis bahkan  terus bertambah  hektarnya sebab kobaran api terus menjalar  ke kebun lainnya. “Kebunnya  sekarang ini  tidak terkena kobaran api  jika api  tidak dapat dipadamkan dalam beberapa hari ini dipastikan  kebunnya pun pasti ikut musnah terbakar sebab sekarang ini daerah  kita musim kemarau. Kemarau terjadi sudah  bulanan oleh karena itu dirinya  berharap kepada pemerintah daerah  untuk  mencari   solusi secepatnya untuk melakukan pemadaman.  Pasalnya, kebun  kakao dan karet adalah penghasilan  utama dalam memenuhi kebutuhan  rumah tangga  dan keperluan lainnya  dasar   penghasilan kebun inilah kami tidak pernah  lagi mencari upahan  ke Tanah Karo.   Jika  kebun kami tidak ada lagi dipastikan kami akan kembali mencari upahan  nantinya untuk membiayai sekolah anak anak  kami,”  terangnya.

Selanjutnya  dijelaskannya, dalam peristiwa ini tidak ada  korban jiwa manusia  namun kerugian   diperkirakan   mencapai satu miliar lebih, Kebun kebun yang terbakar pemiliknya di antaranya, Sukri (43)  dan Jul (40) Warga desa Rih Belang, Pen (38) Warga Desa Kuta Rih, dan masih banyak  nama pemilik kebun musnah terbakar. Lupa saya namanya tapi lebih jelasnya  jumpai saja  kepala Desa setempat ujarnya.

Sementara Kepala Desa Rih Blang, Amir tidak dapat dikonfirmasi karena dia dalam keadaan sakit di salah satu klinik di Kutacane,  Sedangkan  Kepala Desa Kuta Batu Satu, Muhammad Masir mengatakan, nama-nama pemilik kebun yang  hangus terbakar belum didata”,   Nanti jika sudah didata akan saya  beritahukan,” ujarnya kepada SIB di kediamannnya. Ditambahkannya, api belum bisa dipadamkan secara total”,  Jika hujan tidak turun maka api terus menjalar nantinya itu sudah pasti  sekarang ini kobaran api tidak terlalu besar.   

Kuat dugaan kebun gunung tersebut  dibakar orang tidak dikenal namun hingga saat ini belum diketahui  siapa pelakunya,”  jelas masir. (B-5/w) 

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru