Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Akibat Kemarau, Kotapinang Terpaksa Gunakan Air Parit Untuk MCK

- Jumat, 14 Maret 2014 14:46 WIB
309 view
Akibat Kemarau, Kotapinang Terpaksa Gunakan Air Parit Untuk MCK
Kotapinag (SIB)-  Ribuan keluarga di Kampung Karang Sari, Dusun Blok Songo Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang dan sebagian warga Pekan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengalami krisis air bersih akibat kemarau yang terjadi sejak tiga bulan terakhir. Akibatnya, mayoritas keluarga terpaksa berjalan kaki mengambil air dari parit maupun sungai yang berada di pinggiran perkampungan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK).

Hasil pantauan SIB, Rabu (11/3) di Dusun Blok Songo dan Kampung Karang Sari Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), warga mengalami krisis air bersih akibat tidak pernah turun hujan sehingga sumur milik warga mengering.

Selain itu lahan pertanian warga mengalami kekeringan, berbagai macam tanaman sayuran layu dan tanahnya pun retak-retak.

Sondang br Simanjuntak, salah seorang warga Dusun Blok Songo  saat ditanya SIB terkait krisis air mengatakan, musim kemarau di wilayah Kecamatan Kotapinang khususnya di lingkungan Blok Songo dan Kampung Karang Sari sudah berlangsung lama dari awal tahun 2014.

Sementara untuk kebutuhan masak dan minum, ribuan keluarga terpaksa membeli air dengan harga Rp 1.000 per jerigen.

Warga berharap Pemkab Labuhanbatu Selatan memasang jaringan air bersih untuk Dusun Kampung Karang Sari, Dusun Blok Songo dan Desa Pekan Tolan. “Mohonlah di daerah kami ini dibangun jaringan air bersih,” kata Horas Simanjuntak dan sejumlah warga setempat.

(D14/x)

Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 14 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

 


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru